√ 6 Cara Menangani Motor yang Kehabisan Oli Mesin dengan Benar

By | 2019-09-16T08:08:41+00:00 September 16th, 2019|Velg Mobil|

Iklan

Cara menghadapi motor yang kehabisan oli – Seperti kita ketahui, oli adalah salah satu komponen pendukung dalam kendaraan bermotor yang memiliki peran sangat vital. Selain itu minyak juga merupakan salah satu komponen penting, meskipun masalah minyak tidak terlalu dipertanyakan. Selain itu oli juga merupakan komponen pendingin mesin dari gesekan yang terjadi saat mesin dihisap.

Oli bahkan dapat dikatakan sebagai salah satu komponen yang mampu melindungi dinding celah, mulai dari satu komponen hingga komponen lainnya. Oli memainkan peran paling penting saat mesin berjalan atau kinerja mesin itu sendiri. Nah, mungkin semua pengendara sepeda motor pasti mengalami masalah dengan oli motor yang sudah habis atau mungkin masalah oli lainnya.

Jika oli di mesin habis atau sudah mulai berkurang, tentunya ini sangat mengganggu bagi pengendara. Karena ini bisa mengurangi kinerja mesin dan kebisingan mesin bisa lebih ganas. Bahkan masalah lain yang sering terjadi dapat membuat sepeda motor Anda terasa aneh dan tidak nyaman saat berkendara. Untuk mengatasi masalah ini, inilah cara menangani motor yang kehabisan oli dengan benar.

Cara Mengatasi Motor Yang Kehabisan Minyak

Setiap komponen mesin pasti akan mengalami masalah jika Anda kehabisan oli. Karena itu kami sarankan untuk memperhatikan kondisi oli pada mesin, terutama jika sedang mengalami masalah. Misalnya, oli pada mesin bocor atau mungkin Anda menggunakan oli berlebihan. Ini juga akan memiliki efek buruk pada motor yang Anda miliki. Untuk mengatasi oli bermasalah ini, berikut ini adalah ulasan tentang cara menangani motor yang kehabisan oli mesin.

1. Perhatikan segel katup

Perlu dicatat bahwa lokasi seal ini berada di antara koneksi pada motor mesin. Pada segel Anda mencoba membawa motor harus lambat, jangan biarkan segel ini rusak atau sobek. Jika ini terjadi, kemungkinan besar akan terjadi kebocoran oli pada mesin sepeda motor Anda. Bahkan dengan berlalunya waktu akan mengakibatkan minyak cepat habis. Nah, Anda bisa mengecek koneksi mesin yang sepertinya. Dan jika bagian itu basah dan ada rembesan, kemungkinan segelnya bocor. Untuk mengatasinya Anda hanya perlu mengganti segel agar tidak bocor atau meresap lagi.

2. Ganti oli secara teratur

Cara selanjutnya untuk mengatasi oli motor adalah Anda harus rute untuk mengganti oli motor Anda. Ini dilakukan agar kendaraan bermotor Anda tidak kehabisan oli, karena bisa berakibat fatal bagi motor yang Anda miliki. Nah, bagi Anda yang jarang mengecek dan ganti oli sesuai aturan, itu akan menyebabkan kerusakan pada komponen mesin mesin lainnya. Bisa jadi motor akan keluar dari asap di knalpot. Bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil maksimal pada beberapa bagian mesin motor dan harus terlindungi dengan sempurna. Kami menyarankan penggantian oli setiap 2500 hingga 3000 km.

3. Pilih oli yang sesuai dengan mesin

Selanjutnya adalah memilih oli mesin yang sesuai dengan mesin dan jenis sepeda motor Anda. Hal ini dilakukan agar kinerja yang dihasilkan oleh mesin sepeda motor Anda menjadi lebih maksimal. Dan juga tidak ada masalah dengan mesin sepeda motor Anda. Dengan menggunakan oli yang cocok untuk mesin dan jenis sepeda motor Anda, tentunya sepeda motor Anda akan lebih nyaman dan aman saat berkendara tanpa harus khawatir tentang masalah dengan oli mesin Anda. Untuk memilih oli mesin motor, kami sarankan untuk tidak memilih oli yang terlalu tebal atau terlalu berair karena juga dapat menyebabkan masalah untuk mesin Anda.

4. Perhatikan cincin piston

Selanjutnya Anda perlu memperhatikan cincin pada piston sepeda motor Anda. Jika ring piston rusak atau aus, satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah memeriksa apakah ring piston di sepeda motor Anda rusak atau tidak. Namun, masalah ini tidak akan terjadi jika kita merawat motor dengan baik dan selalu mengganti oli tepat waktu. Bahkan ketika cincin piston aus, ini dapat menyebabkan pelumas oli mesin dalam silinder tidak sepenuhnya terhanyut. Hal ini akan mengakibatkan oli pada mesin motor Anda akan cepat habis dan dapat merusak komponen mesin lainnya.

5. Jaga agar minyak tidak menguap

Pada dasarnya, minyak bersifat cair, sehingga akan menguap ketika terkena panas. Terjadinya minyak yang menguap biasanya ditemukan kemacetan di tengah jalan. Suhu dalam kemacetan cukup tinggi, jadi ini akan membuat minyak mudah menguap. Bahkan ini juga bisa membuat oli bocor. Dan bagi Anda yang tidak ingin mengalami hal seperti ini, pastikan setiap pagi Anda harus mengembangkan sepeda motor Anda.

6. Penggunaan harus hati-hati

Mengendarai sepeda motor tanpa hati-hati akan memberikan dampak negatif bagi pengendara dan sepeda motor yang Anda gunakan. Alasannya tidak hanya membahayakan diri sendiri atau orang lain, tetapi juga bisa membuat sepeda motor Anda mudah rusak. Ini karena Anda membawa sepeda motor yang tidak cocok untuk menggunakan sepeda motor yang baik. Akibatnya, oli pada mesin juga bisa habis atau berkurang. Ini karena menggunakan motor dengan gaspoll atau penuh hingga penuh, stop go dan juga penggunaan throttle yang tidak teratur, sehingga akan mengakibatkan oli di mesin Anda akan cepat habis.

Nah, begitulah cara menangani motif yang kehabisan minyak dengan benar. Memang, merawat kendaraan bermotor harus dibutuhkan, sehingga sepeda motor yang kita kendarai akan terasa lebih nyaman dan aman meski sudah lama digunakan. Ketika sepeda motor kami rusak di sektor mesin, Anda juga harus menjelaskan komponen lainnya, sehingga dapat segera diatasi. Demikian ulasan kami tentang cara mengatasi motor yang kehabisan oli dengan benar, semoga bermanfaat dan "SALAM OTOMOTIF".

About the Author: