2020 diprediksi akan menjadi tahun tren mobil listrik

By | 2019-12-30T16:31:58+00:00 December 30th, 2019|Velg Mobil|

Mobil Listrik Diduga Akan Menjadi Tren di tahun 2020 – Gelombang tren kendaraan listrik yang saat ini mulai merambah di dunia otomotif, ternyata bukan sekadar isapan jempol. Bahkan, menurut sebagian besar pengamat otomotif, 2020 diyakini menjadi tahun perkembangan tren mobil listrik.

Di sisi lain, mengutip dari salah satu surat kabar Guardian, baru-baru ini, dilaporkan bahwa produsen otomotif Eropa diyakini akan memulai tren melompat. kendaraan listrik dengan memproduksi beberapa mobil bertenaga listrik.

Mobil Listrik Diduga Akan Menjadi Tren Di Tahun 2020

Tidak hanya itu, bahkan perusahaan data sekelas IHS Markit juga menjelaskan analisisnya bahwa jumlah kendaraan listrik khusus yang akan dijual di Eropa, diprediksi akan naik hingga 175% hingga akhir tahun 2020.

Sementara di sisi lain, pemilihan kendaraan listrik juga dilaporkan akan mengalami pertumbuhan untuk beberapa tahun ke depan. Bahkan, pada 2025 diperkirakan akan ada lebih 330 model kendaraan listrik terbaru di Eropa.

Tentu saja, seiring dengan peningkatan jumlah kendaraan listrik, penjualan juga diperkirakan akan meningkat. Ini juga bukan hal yang mustahil mengingat pada tahun 2019, penjualan kendaraan listrik sendiri hingga saat ini telah memberikan kontribusi 3,4% dari total penjualan.

Tidak berhenti sampai di situ, pada 2020 diperkirakan penjualan akan naik menjadi 5,5% dengan jumlah total 131 ribu unit mulai dari kendaraan listrik. Ini adalah prediksi yang harus sudah dihitung dan dipertimbangkan.

Namun, hal berbeda tampaknya dialami di bursa pasar otomotif nasional. Alasannya, meski tren kendaraan listrik di Indonesia cukup kuat tetapi belum didukung fasilitas yang memadai. Namun, saat ini, hingga Desember 2019, kendaraan listrik sudah mulai dikenal dan diterima oleh masyarakat Indonesia. Jadi, fakta ini setidaknya memicu pemerintah untuk membuat berbagai kebijakan yang memfasilitasi kendaraan listrik untuk menyebar di pasar Indonesia.

About the Author: