675 Ribu Nissan Roque Diperiksa di AS Mengenai Kerusakan Henti Otomatis TheGasPol.com

By | 2019-04-15T08:52:29+00:00 April 15th, 2019|Velg Mobil|

Nissan Rogue atau di beberapa negara yang dikenal sebagai Nissan X-Trail dilaporkan memiliki masalah dengan sistem penghentian laju otomatis di Amerika Serikat. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional di Amerika Serikat atau NHTSA melaporkan kerusakan pada fitur Pengereman Darurat Otomatis (AEB) yang aktif tanpa alasan saat kendaraan mengemudi di jalan raya.

Ini dianggap sebagai sumber potensial kecelakaan lalu lintas berbahaya di jalan raya. Apalagi jika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi saat berada di jalan bebas hambatan, tentu juga akan menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Dilansir dari Motor 1, NTHSA melaporkan, setidaknya ada 87 laporan dari pemilik Nissan Roque yang memiliki masalah dengan fitur ini di negara mereka. Hal ini memicu NTHSA untuk segera memeriksa sebanyak 675 ribu 2017 dan 2018 Nissan SUV di AS. Langkah ini sebagai tanggapan terhadap peninjauan petisi yang rusak, yang diajukan bulan lalu oleh Pusat Keamanan Otomatis.

"Ketika Pengereman Darurat Otomatis berfungsi, ini merupakan pencapaian teknologi penting dalam keselamatan kendaraan," kata Jason Levine, Direktur Eksekutif Pusat Keamanan Otomatis. "Namun, ketika tampil tidak menentu dan tiba-tiba menghentikan mobil tanpa alasan, itu membahayakan baik penghuni mobil berikut dan mobil yang dapat menabrak kendaraan yang berhenti tiba-tiba."

Menanggapi hal ini, Nissan mengatakan telah menyelidiki masalah ini dan berbicara dengan NHTSA dan Transport Canada. Perusahaan telah memberi tahu semua pemilik Rogue yang terpengaruh di AS dan Kanada tentang pembaruan perangkat lunak.

"Seperti biasa, Nissan akan terus bekerja dengan NHTSA dan Transport Canada dalam semua masalah keamanan produk," kata Nissan dalam sebuah pernyataan. Untungnya, tidak ada laporan cedera atau kematian terkait dengan petisi ini.

About the Author: