Ada sengketa di Sirkuit Mandalika TheGasPol.com

By | 2020-09-14T10:03:31+00:00 September 14th, 2020|Velg Mobil|

Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara MotoGP tahun depan. Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang digadang-gadang menjadi lintasan balap terkeren di tanah air, nyatanya masih menyisakan gugatan pembebasan lahan bagi warga yang haknya diambil alih pembangunan sirkuit.

Sengketa tanah pribadi yang dialokasikan untuk Sirkuit Mandalika masih berlangsung di Lombok. Dilansir kantor berita Antara, seorang warga di sebuah desa masih menuntut ganti rugi lebih dari satu hektare lahan dari pengelola sirkuit.

“Tanah kami belum dibayar, kami tetap menolak untuk mengosongkan tanah. Harga kami tergantung dari hasil negosiasi dan apresiasi. Luas tanah saya 1,75 hektar di dua lokasi, ”kata Arifin Tomy, warga Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Menariknya, meski pembangunan sirkuit belum rampung, penyelenggara MotoGP 2021 Mandalika sudah membuka tiket pre-sale untuk balapan motor tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) Miranti Rendranti telah memberikan informasi bahwa kisaran harga tiket diperkirakan mulai dari Rp 295.000 untuk tiket masuk umum pada Jumat.

Balapan MotoGP akan dilaksanakan selama tiga hari, hari pertama pengujian, hari kedua kualifikasi, dan hari ketiga adalah hari balapan. Biasanya dari hari Jumat hingga Minggu. Penonton yang membeli tiket masuk umum dengan perkiraan harga Rp. 295.000 untuk hari pertama atau Jumat, "kata Miranti Rendranti kepada awak media, Kamis (27/8) lalu.

Selain tiket harian atau tiket masuk umum yang diperuntukkan, penyelenggara juga akan menjual tiket terusan yang berlaku selama tiga hari penyelenggaraan lomba hingga selesai.

About the Author: