Bagoes Riezki Boyong Dua Piala di Debut Pertama Race Turing TheGasPol.com

By | 2019-04-08T09:56:26+00:00 April 8th, 2019|Velg Mobil|

Honda Brio Speed ​​Challenge (HBSC) pada Minggu (7/4) kemarin menjadi ajang pertama bagi Bagoes Riezki Apriaji dalam balap touring. Tidak puas hanya berkompetisi dalam balap Honda Brio One Make Race (OMR), ia juga mendaftar untuk 1.200 cc Indonesia Touring Car Race pada kesempatan yang sama di Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) pada putaran pertama 2019.

Meskipun telah makan banyak asam garam yang bersaing dalam balapan lurus 201 dan 402 meter, balap touring adalah hal baru bagi pria ini dari Semarang, Jawa Tengah. Pelatihan untuk latihan yang ia jalani bersama timnya Supernova – Atoz Racing untuk membiasakan diri dengan aspal Sirkuit Sentul dan setelan Honda Brio yang dibuat olehnya.

Ketekunan dalam praktik membuahkan hasil yang cemerlang. Bagoes, panggilan akrabnya, mendapat penampilan pertamanya dalam tur sebagai pemenang kedua Honda Brio Speed ​​Challenge di kelas Rookie dan tempat ke-3 di kelas Balap Mobil Touring Indonesia 1.200 cc.

Namanya ras, tentu memiliki tantangan berbeda di setiap cabang. Menurut Bagoes, jika dalam ajang drag race tantangan terbesar ada di awal, maka di touring racing tantangan terus berjalan dari garis start hingga garis finish dijentikkan.

"Jika lomba drag adalah tantangan terbesar di awal di mana adrenalin meningkat dengan cepat. Begitu kita salah di awal, kita harus menyerah jika hasilnya tidak optimal. Sekarang pada lomba touring lain, jika ada kesalahan masih ada sebuah peluang untuk memperbaiki babak selanjutnya, "kata Bagoes di Sirkuit Sentul, Minggu (7/4).

Pemegang kartu Start Permit (KIS) pria yang diterbitkan oleh Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah juga menjawab, setelah dimulainya adrenalin ketika ia memasuki sudut pertama Sirkuit Sentul R1. "Ketika saya memasuki R1, semua pembalap pertama kali masuk dari garis start, di sana, itu sangat keras, karena semua mobil saling bertarung untuk masuk ke garis balap dan menemukan posisi," kata Bagoes, tertawa.

Bagoes dan tim Supernova – Atoz Racing akan terus secara konsisten mengikuti kejuaraan Honda Brio Speed ​​Challenge dan Indonesia Touring Car Racing di musim 2019 ini. Karena dia telah berkomitmen untuk bergabung dengan seluruh seri dengan membayar semua uang pendaftaran terlebih dahulu.

Terutama di Honda Brio Speed ​​Challenge musim 2019 ini, panitia membuat aturan penghargaan baru yang lebih besar untuk juara umum. Jumlah hadiah utama meningkat dari Rp 240 juta sebelumnya tahun lalu, menjadi Rp 320 juta di musim balap tahun ini. Tidak hanya itu, tiga kategori baru juga datang untuk menggairahkan kelas HBSC, Waktu Peningkatan Paling Tinggi, Posisi Paling Meningkatkan dan Putaran Tercepat Tahun Ini dengan hadiah sebesar Rp. Masing-masing 10 juta.

Yah Bagoes, semoga sukses untuk seri selanjutnya …

About the Author: