Work Wheels Official

Bersepeda merupakan trend yang meledak di masyarakat Indonesia. Hampir semua lapisan masyarakat sudah mulai menggemari bersepeda sejak pandemi mereda. Indonesia juga mendapat perhatian khusus dari negara produsen sepeda.

Sudah menjadi hal yang lumrah, saat pagi, sore hingga malam hari banyak orang yang melakukan aktivitas bersepeda. Selain menyehatkan jika dilakukan pada tempat dan waktu yang tepat, kegiatan bersepeda ini dilakukan oleh sebagian orang untuk menunjukkan status sosialnya.

Terlepas dari apakah mereka benar-benar suka atau memang penggemar fiksi demi konten dan status sosial, tidak jarang orang membawa sepeda dengan mobilnya ke tempat tujuan untuk bermain. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi keamanan.

Anda tidak membutuhkan kendaraan atau mobil khusus dengan dimensi yang besar untuk dapat membawa sepeda. Karena pada dasarnya sepeda bisa diangkut di dalam kabin, di belakang mobil, hingga atap dengan rak khusus sepeda seperti bike carrier atau bike rack.

Namun, tetap disarankan untuk membawa sepeda sebanyak mungkin di dalam kabin mobil daripada di belakang atau di atap. Jika di bagian belakang biasanya panjang sepeda melebihi bagian terlebar mobil, oleh karena itu salah satu atau kedua ban harus dilepas agar tidak melebihi batas terluar mobil. Sedangkan jika di atas atap selain memiliki hambatan angin yang besar juga harus mengukur tinggi total kendaraan dengan sepeda agar tidak macet di portal perumahan atau jalan tol.

Kolega kami, Hendri Doeni dari Klub Bersepeda Kegulung, berdasarkan pengalamannya bersepeda lebih dari tiga tahun, dia lebih memilih untuk membawa sepeda di dalam kabin mobil. Apalagi, dia adalah 'pemain' road bike '. dengan harga yang cukup fantastis. "Lebih aman di dalam," ujar pelatih Mitsubishi Pajero Sport Dakar yang kerap ia gunakan untuk mengangkut sepeda.

Namun, berbeda dengan H. Lita Hermawan, pengendara sepeda dari Kegulung Cycling Club ini menggunakan pikap kabin ganda Chevrolet Colorado untuk membawa roadbike andalannya. “Kalau pakai pick-up bagus tinggal pakai dan diikat, tidak apa-apa,” kata Haji Lita.

Soal membawa sepeda di dalam kabin, Rifat Sungkar mengandalkan Mitsubishi Xpander miliknya. Menurut Rifat, membawa roadbike di kabin Xpander sangat mudah, tidak perlu melepas ban. Hanya saja perlu perhatian khusus pada beberapa komponen penting pada sebuah sepeda.

“Caranya masuk ban belakang dulu, kalau mau tidur engkolnya harus di atas, jangan sampai tertimpa rangka sepedanya sendiri. Begitu juga dengan Pajero Sport, motor saya juga mudah masuk ke dalam. kabin, ”jelas Rifat.

Untuk memasukkan sepeda ke dalam kebain Xpander, hanya perlu melipat bangku baris ketiga dan kedua. Setelah itu, sepeda bisa masuk tanpa ada masalah. Khusus untuk sepeda lipat tidak perlu melipat jok baris kedua.

Leave a Reply