Beginilah cara Audi Q8 mempertahankan kinerjanya dan penghematan bahan bakar TheGasPol.com

By | 2019-07-24T12:12:58+00:00 July 24th, 2019|Velg Mobil|

Audi Q8 lahir sebagai SUV dengan darah coupe yang mengalir dalam desainnya. Meskipun memiliki dimensi besar sebagai SUV, Audi Q8 memiliki garis atap rendah dengan pintu tanpa bingkai seperti mobil sport coupe pada umumnya.

Aura sport coupe juga terlihat jelas saat Anda membuka kap mesin. Di belakangnya terdapat landasan pacu jantung yang dikonfigurasikan dengan V6 dengan puncak berkapasitas 3.0 Liter bertenaga 340 hp dan torsi 500 Nm.

Tapi tunggu dulu, meski ditenagai oleh ukuran sebesar itu, tapi Audi Q8 diklaim memiliki ekonomi bahan bakar yang andal. Teknologi MHEV Mild-Hybrid Electric Vehicle adalah kunci untuk menghemat konsumsi bahan bakar Audi Q8 saat disempurnakan.

Bagaimana Audi menyediakan konsumsi bahan bakar yang efisien di Q8? Dikombinasikan dengan transmisi otomatis Tiptronic 8-kecepatan dan penggerak empat roda Quattro, sistem unit kontrol mengatur penggunaan motor listrik atau motor bakar atau mesin untuk menggerakkan mobil.

Menurut Adi Setiadi, Manajer Purna Jual PT Garuda Mataram Motor di GIIAS 2019, pembatasan penggunaan motor listrik dan motor pembakaran di Audi Q8 berada di bawah kendali pengemudi. Perintah untuk menggunakan motor listrik atau sepeda motor dalam kisaran kecepatan 55 km / jam hingga 160 km / jam tergantung pada input atau input langkah pada pedal gas.

Saat berakselerasi baik ringan maupun keras dari 0 hingga 55 km / jam, motor bahan bakar atau mesin V6 3.0L yang akan mengerahkan semua kemampuannya untuk menggerakkan mobil. Ketika kecepatan berada di kisaran 55 km / jam hingga 160 km / jam dengan injakan pedal akselerator biasa, fungsi motor bahan bakar segera diganti oleh motor listrik.

Berbeda dengan ketika pada kisaran 55 km / jam hingga 160 km / jam pengemudi menginjak pedal gas, maka motor bahan bakar akan aktif kembali untuk mengganti motor listrik dan membawa Audi Q8 untuk mencapai kecepatan tertinggi hingga 250 km / jam.

Teknologi MHEV ini mengintegrasikan baterai lithium-ion dan sabuk alternator starter (BAS) ke dalam sistem kelistrikan utama 48 volt. Teknologi ini memungkinkan Q8 berkeliaran di antara kecepatan 55 – 160 km / jam dengan mesin mati, sampai tiba saatnya BAS akan menyalakan kembali mesin dengan cepat dan sangat lembut. Ketika perlambatan BAS dapat mengumpulkan energi kembali ke 12kW, hasil teknologi ini mampu memangkas konsumsi bahan bakar hingga 0,7 liter setiap 100 km.

About the Author: