Bekerja pada mesin 200cc, Honda Siap Hadir Seri Tiger Lagi?

By | 2020-01-15T22:46:05+00:00 January 15th, 2020|Velg Mobil|

Honda India Diduga Bekerja Kembali Tiger Series – Sosok Honda Tiger memang telah menjadi motor telanjang yang sangat populer di kalangan pecinta biker. Tentu saja, sepeda motor yang laku di tahun 2000-an sering menjadi model yang menghiasi jalanan saat itu. Hanya saja, tepatnya pada tahun 2014, Honda telah menyuntikkan motor 200 cc mati.

Bahkan saat ini, meski memiliki sejarah yang membanggakan, PT Astra Honda Motor (AHM) belum merespons sepeda telanjang yang telah mendominasi pasar kendaraan telanjang di era milenium terakhir. Alasannya, tidak ada kendala untuk meluncurkan generasi berikutnya.

Honda India Diduga Bekerja Kembali Tiger Series

Berbeda dengan Honda India. Di negara Hindustan, kabarnya Honda Tiger akan dibawa kembali untuk meramaikan pasar otomotif di India. Tentu saja, ini tidak terlepas dari berbagai impuls dan elemen yang memicu Honda India untuk menelurkan generasi baru Tiger Series.

Di sisi lain, berdasarkan laporan baru yang dikutip dari Bikewale.com, Honda India dikabarkan akan melakukan studi pengembangan platform baru untuk 200 cc kendaraan roda dua. Apa yang menarik adalah bahwa nanti, konstruksi ini tidak hanya digunakan untuk sepeda telanjang, tetapi juga untuk beberapa model lainnya. Antara lain seperti fairing olahraga, dan petualangan sepeda motor.

Meskipun belum diketahui model apa yang akan diluncurkan, ada kemungkinan bahwa motor ini adalah Honda CX 01 Concept yang sebelumnya muncul di pameran otomotif India Auto Expo 2014.

Di sisi lain, menurut rumor, dilaporkan bahwa kapasitas mesin 200 cc akan segera diluncurkan pada 20201 di India. Tentu saja jika motor naked cukup menarik jika juga dibawa ke Indonesia dengan label Honda Tiger terbaru.

Sayangnya, mengaitkan masalah Honda Tiger yang legendaris di masanya, PT AHM tampaknya masih enggan mengatakan banyak tentang motor telanjang ini. Padahal, jika dilakukan pengembangan, sangat mungkin akan laris manis di pasar Indonesia.

About the Author: