Work Wheels Official

Olahraga berkuda bukan hanya sekedar "mainan" orang. Olahraga ini membutuhkan banyak uang dan tenaga dari para pemainnya. Karenanya, penggemar berkuda biasanya tidak datang dari sembarang orang.

Kembali ke era awal 1990-an hingga 2000-an, ada model cantik blasteran Jerman, Larasati Iris Riscka, yang sangat menyukai olahraga berkuda. Istri pelari nasional senior, Irvan Gading, mulai serius menekuni olahraga berkuda sejak 1998.

Saat ini di pasaran, menunggang kuda atau kuda pacu memiliki harga yang relatif murah. Berkuda muda memiliki kisaran harga Rp. 15 juta – Rp. 20 juta per orang. Berbeda dengan menunggang kuda atau kuda yang sudah matang untuk balap, siapkan minimal Rp 35 juta untuk menebusnya.

Dalam menekuni olah raga berkuda, mereka biasanya lebih memilih menggunakan kendaraan dimensi besar sebagai alat mobilisasi andalan mereka. Bukan tanpa alasan atau gaya, memang para penyuka olahraga ini kerap membawa banyak perlengkapan saat mengunjungi kuda di kandangnya. Mulai dari satu set pelana, baju ganti hingga sepatu riding.

Karenanya mereka juga tidak sembarangan dalam memilih mobil. Meski kemewahan menjadi salah satu pertimbangan, pertimbangan lain yang tidak kalah pentingnya adalah daya dukung.

Kecantikan wajah Larasati Iris Riscka di atas kudanya nyaris tak tertandingi. Selain cantik adalah anugerah sejak lahir, penampilannya juga benar-benar elegan dan premium. Tanpa perlu perawatan dan dukungan habis-habisan perawatan kulit seperti gadis hari ini.

Cerminan kesempurnaan penampilan Larasati Iris Riscka tercermin pada Hyundai Palisade yang baru-baru ini dirilis oleh PT Hyundai Motors Indonesia. Tanpa segala macam tambahan yang keren, SUV berbadan besar ini sudah memancarkan aura elegan dan premium sejak lahir.

Hyundai terus meningkatkan produknya dari tahun ke tahun. Sebagai produk global dari Korea Selatan, Hyundai justru berorientasi pada selera benua Amerika dan Eropa dalam meracik modelnya. Ini adalah aspek selera yang harus dipenuhi Hyundai untuk sebagian besar konsumennya dari kedua benua.

Sebagai informasi, Hyundai mengidentifikasi produknya saat ini dengan nama-nama kawasan di Amerika Serikat. Tucson, Santa Fe, Palisade dan Kona.

Jika sebagian orang menyebut desainnya terlalu futuristik, menurut kami, mungkin orang tersebut tidak memanfaatkan teknologi selancar di dunia maya pada ponselnya untuk melihat-lihat model baru mobil asing. Lihat saja SUV besar Amerika seperti Cadillac Escalade, GMC Yukon atau Chevrolet Tahoe punya garis desain yang mirip dengan Hyundai Palisade, hidungnya yang besar dengan garis atap yang landai dan bertinju hingga ke buritan. Memang gaya SUV masa kini yang mengedepankan ketangguhan.

Dimensinya yang besar jelas memberikan ruang kabin yang maksimal bagi pengesutnya. Katakanlah Anda adalah seseorang yang menyukai mengemudi tanpa pengemudi, Hyundai Palisade menawarkan nuansa berkendara yang mengesankan. Alih-alih mengada-ada, duduk di jok pengemudi Hyundai Palisade memberikan kenyamanan dan ergonomis dengan skor 9/10.

Jok berlapis kulit mampu memeluk tubuh dengan kelembutan dan lekukan yang sempurna. Apalagi ditambah dengan fasilitas kenyamanan yang dimiliki jok depan Hyundai Palisade yaitu pendingin dan pemanas serta pengaturan elektrik.

Sepasang jok depan juga punya slot USB di sandaran untuk penumpang belakang. Sejak penggunaan gadget semakin marak di era modern ini, slot USB untuk mengisi baterai menjadi pertimbangan penting saat membeli mobil. Semakin banyak semakin baik agar penumpang tidak berebut saat ingin mengisi ulang baterai perangkat.

Di area konsol depan juga ada sepasang Hyundai Palisade slot USB dan fitur pengisian nirkabel untuk ponsel modern. Artinya, meskipun Anda bepergian dengan keluarga, Anda tidak perlu khawatir kehabisan baterai perangkat di jalan.

Hyundai Palisade bukan hanya tentang port pengisian daya atau soket pengisi daya, ini adalah SUV dengan banyak kontrol di tengah. Tuas transmisi merupakan benda kuno menurut perancang SUV besar ini. Sebagai gantinya, seluruh pemilih transmisi menjadi tombol P, R, N dan D. Saat permainan tingkat akselerasi dibutuhkan, tuas Paddle Shift dengan sistem bergeser dengan kawat siap beroperasi di belakang setir.

Meski begitu, dengan pemilih Brake Parking di dasbor kanan dan Brake Hold di konsol tengah, cukup sentuh dengan ujung jari Anda. Sangat mudah untuk mengoperasikan semua fitur yang rata-rata dikontrol di konsol tengah model bridge ini.

Tunggu sebentar, model jembatan? Ya, kami menyebutnya demikian karena modelnya persis seperti jembatan. Di bawah panel yang kami sebutkan sebelumnya, menyisakan ruang tembus pandang dari sisi kanan pengemudi hingga sisi kiri penumpang. Lapang, bahkan a kantong dapat dengan bebas masuk dan keluar di sisi "bawah jembatan".

Masih di sektor kabin, karena menurut kami kabin merupakan tempat orang banyak menghabiskan waktu di dalam mobil, bagian ini sangatlah penting. Dengan konfigurasi 7 penumpang (2-2-3), Hyundai Palisade memiliki pilihan warna interior kombinasi jok dan dashboard merah-hitam-putih-navy. Pilihan ini hanya tersedia dalam varian Signature, baik FWD maupun AWD, semuanya dibalut dengan Nappa Leather premium. Sedangkan varian Prime hanya berwarna hitam.

Ada dua cara menikmati SUV seharga Rp. 777 juta sampai dengan Rp. 1.078 miliar. Baik mengemudi sendiri atau menggunakan layanan sopir, keduanya bisa dinikmati. Tentunya saat dikendarai, Anda bisa duduk santai di jok belakang sambil menikmati sejuknya udara dari AC tiga zona yang dilengkapi dengan sistem ionizer yang menjaga kebersihan udara.

Saat mengendarainya sendiri, jelas Anda bisa merasakan sensasi torsi mesin diesel yang melimpah saat diajak mengakselerasi Hyundai Palisade. Mesinnya mirip dengan Tucson dan Santa Fe yang sudah lebih dulu muncul di Indonesia. CRDi 2,2 liter dengan muntahan tenaga 197 hp dan torsi 440 Nm. Sebuah angka konfigurasi yang lebih dari cukup untuk menarik beban seberat 2,6 ton yang dimiliki Hyundai Palisade. Berakselerasi dari diam hingga 100 km / jam, mudah.

Ada empat mode berkendara yang dimiliki SUV besar ini. Cerdas, Ramah Lingkungan, Normal dan Olahraga. Kami sangat suka berkendara dalam mode Sport. Kelimpahan tenaga terasa sangat instan saat pedal gas diinjak dengan dalam. Konsekuensinya, konsumsi bahan bakar tidak akan se-irit saat berkendara dalam mode Eco. Tapi sensasi menggenggam torsi benar-benar menyenangkan.

Untuk varian Signature AWD, kenop kontrol Driving Mode ditambahkan dengan Terrain Mode dengan opsi untuk Mud, Sand dan Snow. Sistem Terrain Mode ini sebenarnya tidak terlalu penting bagi pengendara perkotaan, namun bagi konsumen yang sering menghadapi jalanan aspal yang tidak alami atau licin sudah pasti cukup membantu.

Bagi pengguna perkotaan, sistem AWD dari Hyundai Palisade sangat membantu saat bermanuver di jalan basah maupun licin. Konfigurasi gerak 60% roda depan dan 40% roda belakang yang diatur oleh unit kendali khusus di area transmisi sangat membantu keempat roda mendapatkan traksi masing-masing. Terakhir, stabilitas tetap terjaga meski bermanuver cepat.

Ayunan suspensi memiliki nuansa yang sangat khas dari mobil-mobil Eropa. Dia tidak terlalu empuk, tapi juga tidak terlalu keras. Kami menyebutnya tegas atau tegas. Namun pada varian Signature, rasa benturan roda terhadap aspal saat melintasi jalanan bergelombang terdengar sangat nyaring.

Menurut kami sumbernya adalah lingkar pelek 20 inci yang dibalut ban 245/20. Profil ketebalan bannya terasa agak kurang tebal untuk sebagian besar kondisi aspal Indonesia. Mungkin akan berbeda jika kita memoles Hyundai Palisade Signature di negara maju dengan aspal yang relatif mulus.

Pada varian Prime, yang hanya memiliki pelek 18 inci dengan ban 245/60. Rasa benturan dari roda lebih terserap.

Langkah Hyundai untuk memasarkan Palisade di Indonesia adalah hal yang tepat menurut kami. Pabrikan yang giat membangun fasilitas produksi di Tanah Air ini mampu menghadirkan SUV dengan kualitas di atas rata-rata ketika pasar SUV di Indonesia didominasi merek yang sama.

Dengan mematok harga tinggi, Hyundai memberikan sesuatu yang tidak dimiliki SUV diesel lain yang ada di pasaran. Ada harga, ada bentuk. Seperti itu, kira-kira cerminan SUV buatan Korea Selatan yang mampu menghadirkan sensasi berkendara ala SUV Amerika dan Eropa.

Matahari mulai kehilangan sinarnya, tanda malam telah datang. Usai seharian berkuda, saatnya pulang. Saatnya mendengarkan Lionel Richie menyanyikan lagu Truly dari Headunit Android Auto layar sentuh 7 inci sambil menikmati senja melalui moonroof di depan dan panorama atap di belakang rumah di kawasan perumahan elite Jakarta.

Memang mobil ini bukan untuk sembarang orang. Paling tidak konsumen adalah orang yang punya selera. Bukan berarti orang yang membeli mobil hanya melihat mereknya saja.

Leave a Reply

Open chat
Halo Maxbro!!!
OTOMAX DISKON VELG MOBIL ???? BISA KREDIT LOH!
Ring 15 : Cuma 3.6Jt
Ring 16 : Cuma 4.3Jt
Ring 17 : Cuma 4.9Jt
Ring 18 : Cuma 5.9Jt

Sudah FREE ++
- Pemasangan
- Spooring
- Nitrogen
- Balancing
- Pentil
- Disc Baut Variasi
- Disc Centering

Kami menyediakan berbagai merk ban :
Pirelli | Yokohama | Michelin | Falken | Continental | Maxxis | Nangkang | Kumho
Accelera | Achilles | Bridgestone | Dunlop | GT Radial | Hankook | Kanati
_
Disini Promonya ?? :
https://linktr.ee/otomaxstore
_
*Jabodetabek | Home Credit
*Luar jabodetabek bisa pakai cicilan Marketplace (Kredivo, Akulaku Dll)
Periode Promo 01 Desember - 31 Desember 2020