Butuh ratusan juta untuk menegaskan Suzuki XL7 adalah SUV TheGasPol.com

By | 2020-10-12T10:17:50+00:00 October 12th, 2020|Velg Mobil|

Jujur saja, kami kurang ikhlas menyebut XL7 terbaru sebagai SUV (Sport Utility Vehicle), seperti yang disebutkan Suzuki. Pasalnya, mobil tujuh penumpang itu berangkat dari platform yang sama dengan Suzuki Ertiga, yakni MPV (Multi Purpose Vehicle) bikinan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai mobil keluarga.

Tidak ada yang mengatakan bahwa SUV tidak dapat digunakan sebagai mobil keluarga. Bahkan dengan konfigurasi tempat duduknya, SUV yang memuat tujuh penumpang juga sudah ada sejak lama. Bahkan Suzuki pernah membuatnya dengan rangka Escudo yang diperluas dan diberi mesin V6 2.500 cc yang lebih bertenaga saat itu pada tahun 2003 yang juga dikenal dengan Suzuki Escudo XL7.

Terlepas dari sulitnya ketulusan kami, nyatanya Suzuki mengonfirmasi XL7 dengan gimmick SUV. “SUV Luar Biasa”, Suzuki menyebutnya. Bahasa pemasaran yang sebenarnya terbilang cukup jujur ​​menyebut XL7 sebagai SUV yang luar biasa. Luar biasa memang, mengubah MPV menjadi SUV.

Langkah Suzuki untuk lebih menekankan bahwa XL7 bisa menjadi SUV yang layak diaplikasikan melalui sentuhan atau modifikasi khusus. Berkolaborasi dengan beberapa pabrikan dan kreator modifikasi lokal, Suzuki XL7 didandani agar tampil nyata sebagai SUV spesial di ajang Indonesia Modification Expo atau IMX 2020, Sabtu 10 Oktober lalu.

Menurut kami, langkah Suzuki dan mitra modifikasinya di bawah bendera NMAA (National Modification and Aftermarket Association) cukup berhasil. XL7 miliknya kini lebih pantas mengusung identitas SUV, meski harus dibanderol lebih dari Rp. 100 juta.

Warna hitam glossy asli sepenuhnya dilapisi dengan lapisan cat bertekstur kasar khusus dengan sentuhan akhir doff dari Raptor di seluruh bagian luarnya tanpa bekas. Cat ini bahkan diklaim sebagai cat anti gores untuk bodi kendaraan. Ya, sewajarnya, cat jenis ini awalnya didesain sebagai cat heavy duty untuk melapisi bagian kolong kendaraan.

Selain cat diganti, aplikasi stripping decal juga ditambahkan untuk melengkapi jati diri SUV tersebut. Yakni adanya grafik pegunungan yang menyiratkan bahwa mobil ini bisa diajak menjelajah ke daerah pegunungan untuk mencari udara segar.

Modifikasi lainnya adalah menambahkan aksesori fungsional. Seperti roof bar untuk roof box holder, lampu tambahan untuk peringatan Hella dan over fender yang diperpanjang serta body kit tambahan yang terbuat dari FRP atau Fiber Reinforced Plastic yang fleksibel, ringan tapi kuat terhadap benturan. Tujuan dari over fender ini adalah untuk mengakomodasi roda yang terpasang di spatbor karena dimensinya telah diubah. Offset pelek yang lebih kecil dan profil ban yang lebih besar membuat XL7 meregang jarak kiri-kanan.

Menurut kalkulator NMAA, total biaya yang dikeluarkan untuk mengubah XL7 menjadi yang ganas seharga Rp. 107 juta. Biaya tersebut digunakan untuk body kit custom berbahan FRP di add-on depan, samping dan belakang serta over fender dan spoiler belakang senilai Rp 25 juta. Cat Raptor seharga Rp 30 juta. Untuk aksesoris seperti roof box, lampu Hella, konsep livery, undercarriage dan pengerjaan kabin dibanderol Rp 32 juta. Terakhir, pelek ring MYTH 07 HSR 16 inchi seharga Rp 12 juta dibalut karet Geolandar A / T G015 Rp 8 juta.

Paket modifikasi ini tidak dijual resmi melalui Suzuki. Namun, jika ada konsumen yang berminat, itulah matematis yang dirilis NMAA. Asosiasi modifikasi dan aftermarket juga siap membantu jika ada konsumen XL7 yang berminat mengubah tampilan mobilnya agar lebih bergaya SUV.

About the Author: