C-HR Hybrid lebih laris daripada varian bensin

By | 2019-11-26T04:36:49+00:00 November 26th, 2019|Velg Mobil|

Toyota C-HR Hybrid semakin diminati – Toyota C-HR telah menjadi salah satu mobil mewah yang secara resmi dijual di Indonesia. Harganya yang tinggi, membuat kinerja penjualannya tidak terlalu tinggi, tetapi hal itu wajar mengingat dominasi pasar mobil di Indonesia masih dipegang oleh segmen Low MPV.

Berkenaan dengan masalah penjualan sendiri, menurut data yang dikutip dari Gaikindo, penjualan grosir Toyota C-HR sendiri tidak terlalu banyak. Pasalnya, mulai Januari hingga Oktober 2019, mobil mewah buatan Jepang dari pabrik hanya terjual sebanyak 101 unit.

Toyota C HR Hybrid Semakin laris

Meski begitu, ada satu hal menarik tentang mobil ini. Karena versi hybrid C-HR bahkan lebih laris dan mendominasi penjualan jika dibandingkan dengan varian bensin. Faktanya, varian C-HR Hybrid ini baru saja didistribusikan pada April 2019 dengan rekor grosir 302 unit hingga Oktober 2019 lalu.

Sampai berita ini tersiar, PT Toyota Astra Motor (TAM) sendiri belum melakukan survei lagi mengapa ini adalah versi hybrid yang lebih laris. Jika Anda melihat grafik, PT TAM memperkirakan bahwa versi hybrid dari penjualan C-HR memiliki tren yang akan terus meningkat atau setidaknya tetap.

Namun, beberapa sumber memperkirakan bahwa dominasi penjualan C-HR dalam versi hybrid atas mesin bensin adalah masalah efisiensi dan dampak yang ditimbulkannya. Karena itu, mesin hybrid dianggap lebih ramah lingkungan dan cukup kuat untuk menjadi tren mobil masa depan.

Sementara itu, jika Anda melihat harga resminya sendiri, PT TAM menjual Toyota C-HR ini dengan harga mulai Rp493 juta untuk varian mesin konvensional (bensin). Sementara di sisi lain, harga hybrid Toyota C-HR dibanderol dengan selisih nominal hingga Rp 30 juta, yaitu Rp 523,3 juta.

About the Author: