Dengan Kondisi Masih Tepat Baru, BMW 7 Series 1998 dibanderol dengan harga Rp. 800 Juta di TheGasPol.com

By | 2020-03-25T18:48:49+00:00 March 25th, 2020|Velg Mobil|

BMW dapat dianggap sebagai salah satu pabrikan yang pandai dalam hal membuat kendaraan. Khususnya di Seri 7, BMW mampu memadukan dua tempat khusus untuk menikmati garis sedan paling eksklusif ini, kursi pengemudi dan kursi penumpang belakang.

Karena itu, meski harga barang bekas anjlok, BMW Seri 7 masih diburu oleh penggemar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Ada satu Seri 7 yang paling spesial dan cukup dibahas oleh penggemar Bimmers belakangan ini. Pada platform perdagangan online eBay online, daftar penjualan diterbitkan yang menampilkan BMW 740i 1998 dalam kondisi mint segar atau segar.

Sedan eksklusif dengan nomenklatur perakitan E38 ini memiliki jarak tempuh sangat pendek, yaitu 255 km. Ini bukan jarak tempuh secara umum untuk mobil seusianya, jadi tidak heran jika kondisinya masih seperti dealer baru.

Dengan harga penawaran 48.350 Euro atau setara dengan Rp. 846 juta saat ini, BMW 740i E38 mengusung Oxford Green Pearl Metallic sedang mencari pemilik barunya. Dikutip dari The Drive, BMW E38 M62B44 bermesin dengan kapasitas 4,4 liter pernah dimiliki oleh seorang wanita yang berusia lanjut saat lahir pada tahun 1927 lalu. Namun mobil yang saat ini diparkir dalam gelembung plastik di Gogolin, Slaski, Polandia hanya digunakan dalam waktu yang relatif singkat.

Kondisinya masih sama seperti ketika wanita itu menebusnya 22 tahun yang lalu dari showroom BMW. Secara keseluruhan, semua perangkat yang terpasang termasuk ban yang dipasang masih bawaan pabrik dan tanpa cacat sedikit pun.

Saat ini, mobil-mobil dari tahun 1990 memang sedang naik lagi. Banyak orang berpikir, itu adalah waktu terbaik untuk membangun kendaraan, salah satunya adalah BMW Seri 7.

Namun, bahkan jika Anda memiliki banyak kantong untuk meminta tangannya, tampaknya Anda harus membatalkan niat itu. Karena penjual tidak mengurus perizinan untuk membawa BMW keluar dari benua Eropa.

About the Author: