Eksotisme Italia di Jalan Modal TheGasPol.com

By | 2019-05-07T13:27:27+00:00 May 7th, 2019|Velg Mobil|

Portofino adalah sebuah kota kecil di teluk Tigullia yang, menurut sejarah Romawi kuno, adalah populasi lumba-lumba besar. Lokasinya yang strategis di pinggir laut dengan pusat kota pelabuhan, membuat banyak orang di sini memilih untuk bekerja sebagai nelayan.

Seiring perkembangan zaman, keindahan kota Portofino membuat kawasan ini eksotis. Bangunan bertingkat dengan warna-warna menarik tepat di tepi perahu wisata bersandar, menjadikan Portofino salah satu daerah wisata yang termasuk dalam daftar ember turis dunia. Pariwisata kini menggantikan perikanan sebagai industri utama kota.

Nama Portofino kemudian digunakan oleh Ferrari sebagai identitas model terbaru menggunakan kode sasis F164. Flavio Manzoni, kepala desainer Ferrari yang memimpin proyek pengembangan Portofino, memiliki keinginan untuk hasil akhir yang sama eksotisnya dengan nama Portofino yang dibawanya.

Tiga jalur utama yang mendominasi sisi Ferrari Portofino dengan jelas menggambarkan sisi eksotisme dan aerodinamika yang bertugas menurunkan hambatan angin ketika dikendarai dengan kecepatan tinggi. Beberapa perangkat pendukung aerodinamis seperti ventilasi samping, spoiler belakang depan, side skirt berfungsi sangat maju tetapi tidak meninggalkan estetika.

Ferrari Portofino adalah generasi selanjutnya dari Ferrari California T Grand Tourer yang masih mempertahankan model atap keras yang dapat dibuka secara elektrik. Saat memasuki musim dingin atau musim hujan, Anda dapat menikmati Portofino seperti Mobil GT dengan atap tertutup.

Sebaliknya, ketika datang ke musim panas, di sinilah eksotisme Ferrari Portofino. Anda bisa merasakan kenikmatan mengendarai taksi cepat sambil merasakan paparan udara bebas yang mengenai wajah. Terutama saat merasakan sedikit ketukan agresif dari lumbung Ferrari.

Meskipun masih mengusung unit daya yang dikonfigurasi V8 yang dilengkapi dengan Twin Turbocharger, daya yang diproduksi oleh Portofino lebih besar dari California T berkat kode F154-BD baru dengan kapasitas 3.855 cc yang digunakan. Menurut data teknis yang dilaporkan oleh Ferrari Jakarta, Portofino memiliki tenaga maksimum hingga 592 hp dan torsi 760 Nm.

Namun, landasan pacu yang dipasang pada Ferrari Portofino dapat diandalkan untuk bertahan hidup di iklim tropis Indonesia. Mesin dengan tenaga berlimpah ini mampu bertahan untuk mempertahankan suhu kerjanya hingga mencapai 95 derajat Celcius di tengah lalu lintas Jakarta yang padat. Ini berarti bahwa jika Anda memiliki Portofino, jangan membuatnya hanya pejuang akhir pekan.

Kemudian kami ingin tahu tentang detak energinya. Dari berhenti hingga 100 km / jam, Ferrari Portofino mampu menyelesaikannya dalam waktu sekitar 3,5 detik. Mengidam yang sensasional dapat membuat tubuh bersandar langsung ke kursi ketika berakselerasi. Selain itu, aura sportif semakin kental berkat penerapan shift paddle 7-speed sequential shift yang ada di belakang setir.

Setir karbon setengah lingkaran berlapis karbon dengan alas datar, tebal dengan model kemudi jet darat atau mobil balap Formula 1. Semua pengaturan dari mode mengemudi ke Comfort, Sport dan ESC Off utama dapat dengan mudah disesuaikan sesuai dengan keinginan pengemudi. Di dalam setir ada juga sakelar untuk mengaktifkan fitur kontrol suspensi, tombol start / stop engine, lampu mengemudi, sinyal belok, wiper, klakson ke indikator lampu shift.

Penumpang juga dapat melihat data telemetri dari bagian kokpit ketika Ferrari Portofino digulingkan. Karena di sisi kiri dashboard, ada layar kecil yang cukup lebar untuk menginformasikan kecepatan mesin, kecepatan, posisi gigi transmisi untuk penumpang. Jika diinginkan, layar sentuh juga dapat digunakan untuk menyesuaikan fitur pemutar lagu, sistem penjawab telepon dan sistem navigasi dari Head Unit multimedia.

Ada hal yang paling menarik tentang Ferrari Portofino ini. Dimensi yang tidak terlalu besar membuatnya cukup ringkas untuk digunakan dalam lalu lintas kota yang padat. Mobil sport ini bahkan lebih pendek sekitar 299 mm dan lebarnya hanya 98 mm dari Toyota Camry terbaru. Ini bukan upaya yang sulit untuk mengendarai Ferrari Portofino ke lokasi bisnis atau ke pusat perbelanjaan untuk hangout atau rapat.

Mengendarai Ferrari Portofino juga tidak memerlukan keahlian khusus. Selain banyak fitur yang dapat memudahkan kontrol, mobil sport Portofino memiliki ground clearance yang cukup tinggi walaupun menggunakan lingkar pelek 20 inci dan ukuran ban 285/35. Tidak perlu khawatir ketika melibas permukaan jalan yang tidak rata atau jalan mendaki atau landai turunan.

Di balik semua kelebihannya, tentu saja Ferrari Portofino juga memiliki kekurangan. Hal utama adalah konfigurasi 2 + 2 dalam komposisi kursi penumpang terasa mengagumkan. Hanya anak kecil yang bisa merasa nyaman duduk di kursi belakang Ferrari Portofino. Bahkan orang dewasa yang tingginya hanya 160 cm akan mengalami kesulitan di ruang kepala dan ruang kaki ketika duduk di bagian itu. Memang, mobil sport bergaya GT hanya bisa dinikmati oleh dua penumpang, bukan empat.

Terbatasnya kapasitas ruang bagasi saat atap dibuka juga menjadi kompromi ketika Anda ingin membawa Ferrari Portofino berlibur. Karena atap dan kaca belakang yang terlipat seluruhnya akan berada di bagasi. Dengan begitu hanya maksimal dua bagasi kabin atau tas travel yang bisa diletakkan di ruang penyimpanan. Tetapi jika Anda masih ingin membawa banyak barang, tentu saja Anda harus membiarkan atap tetap tertutup sepanjang perjalanan.

Meski Ferrari Portofino merupakan level entry di jajaran model Ferrari terbaru, namun proses personalisasi yang diinginkan oleh konsumen dapat dilakukan di gerai resmi Ferrari Jakarta. Setidaknya ada lusinan penyesuaian mulai dari warna tubuh, model pelek, warna kabin, aksesori kabin hingga motif jahitan di dasbor dan kursi semi-ember yang dapat dipilih oleh calon pelanggan.

Pasti ada harganya. Ferrari Jakarta tidak memiliki label pasti untuk sportscar yang satu ini. Mengingat perbedaan harga karena proses personalisasi. Terutama ketika membawa spesifikasi lengkap seperti yang dibuat oleh kami yang kami gunakan ini dengan interior kulit Alcantara, panel dasbor dan kemudi karbon, Pipa Knalpot Sport, pedal aluminium dan sandaran kaki serta Sistem Pemantau Tekanan Ban.

Nah, Ferrari Portofino adalah ikon kuda jingkrak produksi massal, harga paling terjangkau dibandingkan model lainnya. Meskipun memiliki tenaga mesin yang melimpah, mobil ini cukup mudah digunakan, bahkan sebagai kendaraan harian di Jakarta. Ketika Anda menyentuhnya, kami percaya ratusan pasang mata akan fokus pada eksotisme Italia di jalan Jakarta ini.

About the Author: