Fiat dan Ferrari Bantu Corona di Italia dengan produksi Masker One Juta TheGasPol.com

By | 2020-03-26T16:14:01+00:00 March 26th, 2020|Velg Mobil|

Italia adalah negara terbesar kedua yang terkena pandemi COVID-19 atau virus Corona. Ribuan orang telah tewas akibat paparan virus yang diketahui berasal dari Wuhan, Cina.

Tidak tinggal diam, raksasa industri otomotif lokal membantu menggerakkan pemerintah Italia untuk memutus rantai penyebaran virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Salah satunya adalah FCA (Fiat Chrysler Automobiles), produsen mulatto raksasa Italia di Amerika Serikat, yang membantu menangani wabah COVID-19 dengan memproduksi masker.

Mereka tentu tidak membuat atau bahkan membeli pabrik khusus untuk menghasilkan topeng ini. Alih-alih, Alan mengubah fungsi salah satu fasilitas perakitannya yang sekarang sedang ditutup karena pandemi Corona.

Sebagaimana dinyatakan oleh Reuters, CEO FCA Michael Manley telah menyampaikan tujuannya kepada semua serikat yang masih aktif dalam menjalankan program ini. Salah satu pabrik FCA di Cina akan menjadi pusat produksi satu juta topeng per bulan selama beberapa minggu ke depan. Lebih lanjut dikatakan oleh Manley, masker ini akan diprioritaskan penggunaannya untuk semua tenaga medis di Italia yang bekerja untuk merawat pasien yang terpajan COVID-19.

Sebelumnya, Fiat dan Ferrari yang juga masih merupakan perusahaan induk di bawah Exor, yang dimiliki keluarga Giovanni Agnelli, juga bekerja sama untuk membasmi virus Corona di Italia dengan memproduksi peralatan medis seperti ventilator. Ventilator adalah alat bantu pernafasan yang dapat menyelamatkan pasien positif COVID-19.

FCA dan Ferrari, saat ini dikatakan akan mengundang kerjasama dengan perusahaan yang memproduksi ventilator terbesar di Italia, Siare Engineering.

Saat ini, masing-masing perusahaan, baik Ferrari dan Fiat, bersama dengan kelompok FCA, telah memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan produksi kendaraan bermotor mereka di fasilitas produksi masing-masing. Langkah ini diambil sebagai bentuk memutus rantai penyebaran virus Corona di Italia.

About the Author: