Gaya Mengemudi yang Tepat Menuai Tabungan TheGasPol.com

By | 2019-01-18T10:29:51+00:00 January 18th, 2019|Velg Mobil|

Mengemudi kendaraan tidak semudah yang dibayangkan. Selain harus menjaga konsentrasi untuk memperhatikan kondisi lalu lintas agar perjalanan aman, pengemudi juga dituntut untuk memberikan kenyamanan bagi dirinya dan penumpangnya.

Karena itu, gaya berkendara perlu menjadi perhatian utama bagi pengemudi. Dengan gaya mengemudi yang tepat, Anda tentu mendapat banyak manfaat. Seperti halnya menghemat bahan bakar, masa pakai kendaraan lebih lama dan penumpang dan mungkin Anda sendiri sebagai pengemudi menghindari mual di perjalanan.

Apa gaya mengemudi yang dianggap tepat, penjelasan berikut mungkin bisa menjadi referensi untuk Anda.

Jaga tekanan ban

Sesuaikan tekanan angin pada ban kendaraan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh pabrik. Secara umum informasi tentang tekanan ban ada di bagian pilar sisi pengemudi.

Tekanan angin yang rendah, membuat putaran ban menjadi lebih berat. Ini cenderung menambah beban kinerja mesin dan berpotensi meledak jika digunakan untuk waktu yang lama pada kecepatan tinggi.

Sebaliknya, jika tekanan angin terlalu berlebihan, itu akan membuat tendangan terasa keras dan memperpendek umur suspensi.

Smart Driving

Rencanakan perjalanan Anda, pilih rute yang terasa paling dekat dengan tujuan Anda. Berkendara sesuai dengan ambang batas kecepatan yang berlaku di jalan dan gunakan jalur yang benar dan hindari gerakan yang bergerak tanpa tujuan yang jelas.

Juga hindari mengemudi dengan kecepatan yang terlalu rendah. Ingat, jalan raya adalah fasilitas bersama, jadi tindakan Anda tentu merugikan pengguna jalan lainnya.

Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Mengemudi agresif tentu saja membuat konsumsi bahan bakar lebih boros. Ikuti terus dengan konstan dan ikuti irama mengemudi driver lain di depan Anda dengan jarak yang aman. Percepat jika perlu.

Untuk mempercepat dan mengurangi kecepatan, injak pedal gas dan pedal rem dengan lancar, jangan tiba-tiba. Sentakan yang dihasilkan dari mengemudi agresif akan membuat penumpang dan mungkin Anda merasa mual sendiri.

Pertahankan Putaran Mesin

Ini memiliki korelasi penting dengan kenyamanan berkendara dan konsumsi bahan bakar. Sesuaikan kecepatan engine dengan kecepatan Anda sehingga perjalanan menjadi efisien. Umumnya untuk mesin torsi 4-silinder yang terbaik adalah pada 2.000 rpm hingga 3.000 rpm.

Berkendara dengan kecepatan tinggi cenderung membawa Anda menjadi pengemudi yang agresif. Selain bahan bakar, tentu saja, lebih boros, masa pakai komponen pada mesin juga menjadi lebih pendek karena gesekan yang lebih cepat.

Gunakan BBM dengan Oktan sesuai

Gunakan oktan atau cetane sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Dengan begitu kinerja pembakaran dan mesin akan optimal sesuai dengan yang sudah ada dalam program di unit kontrol default pabrik.

Hal ini ditekankan oleh Boediarto, Kepala Layanan Teknis & Departemen Dukungan CS Mitsubishi Motors, Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI). Menurutnya, untuk bisa menghemat bahan bakar saat berkendara itu dipengaruhi oleh berbagai faktor. Diantaranya dengan mempertahankan kecepatan mesin, bergerak terus-menerus, dan tentu saja dengan menggunakan bahan bakar sesuai dengan nilai oktan yang disarankan dalam buku manual.

Penggunaan oktan atau cetane yang lebih rendah dari kebutuhan mesin akan menyebabkan knocking atau keterlambatan pembakaran, ini mengurangi tenaga kendaraan dan dapat merusak komponen internal mesin dalam jangka panjang.

Sebaliknya, jika Anda menggunakan oktan atau cetane, yang jauh lebih tinggi dari yang dibutuhkan, itu hanya membuat biaya pembelian bahan bakar melambung tinggi.

Gunakan cukup AC

Sesuaikan suhu kabin persis seperti yang diperlukan untuk mendinginkan kabin. Jika terlalu dingin, kompresor AC akan bekerja lebih lama yang menambah kinerja beban engine. Dengan cara ini, konsumsi bahan bakar otomatis akan lebih boros.

About the Author: