General Motor Hengkang, Komunitas Chevrolet Indonesia Tidak Khawatir

By | 2019-11-01T06:35:56+00:00 November 1st, 2019|Velg Mobil|

Harga Jual Turun, Komunitas Chevrolet Tidak Khawatir – Seperti halnya beberapa berita yang telah muncul di berbagai media, General Motor (GM) dipastikan tidak akan lagi menjual mobil Chevrolet di pasar Indonesia mulai Maret 2020 mendatang. Meskipun akan meninggalkan pasar otomotif nasional, GM menegaskan bahwa layanan purna jual akan terus berlanjut .

Tentu saja, penjualan mobil berhenti Chevrolet di Indonesia dampaknya terhadap harga jual mobil bekas mengalami penurunan. Namun, sepertinya kondisi ini diakui oleh konsumen yang tergabung dalam komunitas Chevrolet Indonesia dan tidak merasa khawatir.

Harga Jual Turun, Komunitas Chevrolet Tidak Khawatir

Menurut Ian Ananta, sebagai penasihat Chevy Spin Indonesia, tidak ada kekhawatiran di hati komunitas Cheverolet Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dari beberapa faktor. Ian menekankan bahwa pemilik Chevrolet biasanya tidak memikirkan harga jual kembali. Bukan tanpa alasan, mengingat kendaraan yang didapat berbeda dengan mobil yang banyak digunakan saat ini.

"Sepertinya pemilik Chevrolet belum memikirkan harga jual. Mereka sudah siap dari awal, memiliki Chevrolet sebagai anti-mainstream. Dan itu harus dinikmati," kata Penasihat Chevy Spin Indonesia, Ian Ananta baru saja.

Tidak berhenti sampai di situ, menurut pihak lain, dalam hal ini Dewan Pengawas Komunitas Pemilik Trax Indonesia, Franky menjelaskan bahwa pihaknya mengklaim bahwa kenyamanan yang diperoleh dengan nilai jual atau harga yang dibayarkan dianggap sepadan dan diuntungkan. pemilik kendaraan Chevrolet ini. Jadi, ada kepuasan khusus bagi pemilik mobil Chevrolet yang termasuk dalam anggota masyarakat.

"Mobil-mobil Chevrolet terkenal dengan fitur-fiturnya, tenaga mesin, dan kenyamanan di atas saingan mereka, dengan harga yang sangat wajar. Jadi tidak masalah," katanya.

Namun, Franky sebenarnya mengakui bahwa ia merasa sangat menyesal atas keputusan GM untuk berhenti menjual di Indonesia. Hanya saja, ia berharap layanan purna jual masih akan diberikan secara maksimal meskipun mereka tidak lagi berjualan di Indonesia.

"Teman-teman Komunitas Pemilik Trax Indonesia (T-RAX) tentu sedih dengan keputusan GM untuk menarik diri dari Indonesia seperti yang dilaporkan kemarin. Kami berharap layanan purna jual dan garansi masih dapat dilayani oleh bengkel resmi GM," Franky menyimpulkan.

About the Author: