GM Berangkat dari Indonesia, Harga Chevrolet Mobkas Masih Stabil

By | 2019-11-01T04:33:47+00:00 November 1st, 2019|Velg Mobil|

Harga Mobil Chevrolet Bekas Masih Stabil – Tidak dapat dipungkiri bahwa kemudian pada bulan Maret 2020, General Motors (GM) sebagai APM untuk penjualan mobil merek Chevrolet di Indonesia tidak akan lagi menjual mobil di negara ini. Langkah ini dilakukan mengingat penjualan Chevrolet di Indonesia yang dianggap tidak memuaskan.

Tentu saja ini mempengaruhi harga jual yang dikatakan banyak diskon. Jadi, bagaimana dengan penjualan mobil bekas setelah rilis GM dari Indonesia?

Harga Mobil Chevrolet Bekas Masih Stabil

Perlu dikatakan bahwa di pasar mobkas tampaknya tidak dapat disangkal sampai hari ini masih banyak yang tertarik. Khususnya, untuk model Captiva dan Spin. Hanya saja, dampak keberangkatan GM dari pasar Indonesia yang membuat penjual mobil bekas tidak banyak yang berani mengakomodir.

"Harga Captiva jauh di bawah Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Modelnya bagus, mobilnya nyaman. Untuk Spin, kelasnya sama dengan Avanza, Xenia, dan Mobilio, ada pilihan mesin diesel juga, "Kata Ian selaku pemilik dealer mobil Welvaart Motor International di Mega Glodok Kemayoran Jakarta.

Sementara itu untuk harga, pemilik dealer, yang berlokasi di Mega Glodogk Kemayoran, menyebutkan bahwa untuk Chevrolet Spin 2014 harga resmi sekitar Rp. 120 juta. Bahkan, harganya masih bisa turun sesuai kondisi mobil.

"Untuk mesin diesel, Rp10 juta biasanya lebih mahal daripada harga pasar bensin Spin. Tetapi banyak yang mencarinya, karena di segmen MPV rendah tidak ada mobil diesel. Karena itu, masih banyak pedagang yang ingin menjual Chevrolet, "jelasnya.

Di sisi lain, Ian juga menekankan bahwa mayoritas konsumen yang membeli mobil Chevrolet bekas di sini adalah mayoritas dari mereka yang ingin memiliki mobil anti-arus utama dan tidak banyak di pasaran tetapi nyaman untuk digunakan.

About the Author: