GM menutup tujuh pabrik TheGasPol.com

By | 2019-04-09T13:55:55+00:00 April 9th, 2019|Velg Mobil|

General Motors (GM) diyakini akan menutup tujuh fasilitas produksi di berbagai negara. Jalan ini diambil oleh GM karena perusahaan terus menderita kerugian di pasar global dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, untuk memperketat sabuk biaya operasinya, GM dikabarkan juga akan mengurangi jumlah karyawan di berbagai dunia menjadi 15%. Efisiensi ini dilakukan oleh GM di tahun mendatang sebagai langkah untuk fokus pada pengembangan produk.

Dalam perjalanannya sebagai produsen otomotif, langkah-langkah pabrikan AS tersebut cukup tertatih-tatih. Merestrukturisasi perusahaan dengan melepaskan merek Vauxhall dan Opel ke grup PSA. Selain itu, GM juga telah menyerahkan operasi pabriknya di Vietnam kepada Vingroup JSC.

Di wilayah Amerika Utara, penjualan GM juga dilaporkan turun secara dramatis, terutama pada model sedan. Kondisi ini membuat pabrikan berlogo Bowtie menghentikan produksi Chevrolet Cruze, Impala, Cadillac CT6, Buick LaCrosse, dan hybrid Chevrolet Volt.

Selanjutnya, GM akan menutup lima pabrik di Amerika Utara pada akhir 2019. Fasilitas perakitan di Detroit, Ohio dan Ontario, Kanada akan berhenti beroperasi bersama dengan pabrik transmisi di Michigan dan Maryland.

GM akan lebih menekankan pada platform kendaraan baru, dan investasi masa depan akan fokus pada pengembangan kendaraan baterai listrik generasi mendatang. Perusahaan telah mengungkapkan rencana untuk mengembangkan sistem Pengisian Cepat 400 kW, yang menyediakan jangkauan listrik 290 km melalui biaya 10 menit.

About the Author: