Harga BBN-KB Naik, Toyota lebih suka bermain santai

By | 2019-11-15T23:13:44+00:00 November 15th, 2019|Velg Mobil|

Peningkatan biaya biofuel belum memengaruhi mobil Toyota – Tidak dapat dipungkiri bahwa berita kenaikan pajak kendaraan baru akan segera diterbitkan. Berita ini juga mengikuti dari biaya BBN-KB DKI Jakarta yang meningkat menjadi 12,5%. Menurut laporan terbaru, kenaikan pajak kendaraan baru akan diluncurkan pada 11 Desember 2019.

Sedangkan jika meneliti dari catatan Peraturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang BBN-KB, dikatakan bahwa kenaikan tarif dilakukan sebagai salah satu langkah dalam mengendalikan pertumbuhan kendaraan bermotor yang meningkat serta upaya tidak langsung untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Peningkatan biaya biofuel belum memengaruhi mobil Toyota

Terkait kabar tentang kenaikan tarif pajak BBN-KB, beberapa pemain yang bersaing di segmen kendaraan roda empat, yaitu PT Toyota Astra Motor masih enggan menaikkan harga jual mobil Toyota.

"Toyota belum menaikkan harga kendaraan berdasarkan peraturan regional ini. Dan aturan ini mulai berlaku sejak Desember 2019. Sebagai perusahaan WAPU, kami akan menjalankan aturan ini sebaik mungkin," kata Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto , dalam pesan elektroniknya, Selasa (12/11/2019).

Menurut PT TAM, penyesuaian biaya pajak BBN-KB masih dianggap tidak tepat dan tidak pada waktu yang tepat. Alasannya adalah bahwa saat ini ada tren penurunan di pasar otomotif yang telah mengakibatkan perlambatan di pasar Indonesia.

"Terutama jika kita ingin berbicara tentang pasar otomotif pada tahun 2020. Penurunan ekonomi yang disebabkan oleh resesi global telah mempengaruhi beberapa negara dan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang negatif. Untungnya Indonesia masih dapat bertahan pada 5 persen," jelas Soerjo dalam menanggapi penyesuaian pajak kendaraan baru.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Toyota masih enggan menyesuaikan harga jual mobilnya meskipun telah terjadi perubahan tarif BBN-KB yang meningkat sebesar 12,5%.

About the Author: