Harga Perbedaan Tipis, Triber diduga sebagai pesaing Calya

By | 2019-11-21T12:23:02+00:00 November 21st, 2019|Velg Mobil|

Harga Renault Triber dan Toyota Calya berbeda – Belum lama ini, PT Maxindo Renault Indonesia secara resmi memutuskan untuk menjual harga dari Renault Triber. Di mana, mobil ini kabarnya akan dibanderol dengan kisaran harga antara Rp. 133 juta hingga Rp. 169 juta.

Jika melihat kisaran harga nominal, tentunya harga Renault Triber sebenarnya sedikit berbeda dengan harga Toyota Calya. Karena garapan mobil Toyota Ini dibanderol dengan harga Rp 140 juta hingga Rp 158 juta. Tentu saja, ini bisa memicu perang harga yang cukup sengit.

Harga sebuah Renault Triber dan Toyota Calya yang tipis berbeda

Mengenai perbedaan harga yang cukup tipis, dalam hal ini PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui General Manager Excutive-nya, Fransiscus Soerjopranoto juga merespons dan merespons kemunculan Renault Triber di pasar otomotif Indonesia.

"Ya, dia memasuki kelas entri MPV kami, kelas Calya. Kembali lagi, jika kita berpikir, ada beberapa tantangan yang harus dilakukan Calya," jelas pria yang akrab disapa Soerjo di sela-sela Toyota Sportscar Media Pengalaman di Sentul, Rabu (20/11/2019).

Di sisi lain, Soerjo juga menambahkan beberapa keunggulan dari Renault Triber yang bisa menjadi senjata untuk menghadapi Toyota Calya.

"Yang paling sederhana, ia (Renault Triber) memiliki audio yang dapat dihubungkan ke Android Auto dan Carplay, yang menarik bagi konsumen. Itu adalah tantangan bagi kami untuk mengembangkan produk. Memang, kami harus mengatakan bahwa produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia, "lanjut Soerjo.

Namun, di sisi lain, Soerjo sendiri juga mengungkapkan kurangnya Renault Triber.

"Ya, jika bagi saya ada dua catatan untuk Calya, yang pertama, Calya adalah bendera atau payung KBG2 LCGC, dengan kata lain ada investasi. Yang kedua menciptakan lapangan kerja, karena pabrik didirikan. Sementara itu, jika Renault Triber impor dari India. Jadi tidak termasuk dalam hal menggerakkan perekonomian, tetapi dalam hal memenuhi masuknya pasar. Ada kelebihan dan kekurangan, "kata Soerjo.

Terlepas dari itu, tidak dapat dipungkiri bahwa dengungan Renault Triber di pasar Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar pada grafik persaingan pasar otomotif negara ini, terutama di segmen MPV.

About the Author: