Honda Mempersiapkan Raize dan Rocky Challengers

By | 2020-05-16T16:36:02+00:00 May 16th, 2020|Velg Mobil|

Honda akan segera membawa pesaing Raize dan Rocky ke Indonesia

Honda Siap Hadirkan ZR-V ke Pasar Indonesia – Menghadapi Raize dan Rocky, Honda dikabarkan akan segera merilis mobil terbarunya, Honda ZR-V yang kemungkinan akan segera diluncurkan. Dilaporkan juga bahwa mobil terbaru Honda sudah ada di daftar di Australia dan nantinya akan menyusul ke pasar Asia.

Terkait dengan rumor ini, Yusak Billy sendiri sebagai Direktur Inovasi Bisnis & Pemasaran Penjualan PT HPM mengatakan bahwa untuk saat ini, pihaknya masih harus melihat kondisi pasar. Selain itu, survei kebutuhan konsumen di Indonesia diperlukan.

Honda Siap Mempersembahkan ZR V ke Pasar Indonesia

"Selalu ketika kami meluncurkan produk baru kami melihat waktu, kondisi pasar dan kebutuhan konsumen. Jika pasar benar-benar menginginkan SUV kecil, kami dapat menyajikannya," kata Yusak di Jakarta, baru-baru ini.

Meskipun demikian, Yusak sendiri mengakui bahwa situasi pasar saat ini merupakan tantangan yang cukup berat. Sebab, selain harus bersaing dengan rival, kondisi pandemi Corona seperti yang terjadi sekarang membutuhkan cukup banyak persiapan.

Tidak berhenti di situ, bahkan pada kesempatan lain, dilaporkan juga bahwa Honda juga secara rutin melakukan survei untuk mencari tahu dan memahami tipe mobil apa yang dibutuhkan konsumen. Mengenai pasar SUV kecil, Yusak mengakui bahwa saat ini kebutuhan orang-orang di segmen tersebut terus naik.

"Kami melakukan survei juga, permintaan di sana sudah dimulai. Tetapi untuk model apa, kami akan lihat, hanya arahan untuk SUV kecil yang sudah ada," katanya.

Namun, saat ini PT HPM belum dapat memberikan kepastian tentang keputusannya apakah akan membawa ZR-V ke Indonesia atau tidak. Mengingat, belum ada langkah yang diambil oleh Honda mengenai kehadiran pesaing Raize dan Rocky ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa Honda ZR-V juga akan dihadirkan di pasar Indonesia mengingat memiliki ruang pasar yang dianggap cukup strategis.

About the Author: