Hujan deras tidak membuat pembalap Indonesia melorot & # 39; di Putaran Kejuaraan Terbuka Karting Asia 2020 1 TheGasPol.com

By | 2020-02-17T09:23:13+00:00 February 17th, 2020|Velg Mobil|

Setelah absen selama hampir sepuluh tahun, balap kart internasional Kejuaraan Terbuka Karting Asia (AKOC) akhirnya berhasil diselenggarakan di Indonesia oleh Sirkuit Karting Sentul Internasional akhir pekan lalu, Sabtu – Minggu 15-16 Februari 2020. Indonesia menjadi negara pembuka putaran pertama kejuaraan karting Asia. yang paling bergengsi yang akan berlangsung dalam lima putaran sepanjang 2020.

Meskipun hujan deras selama dua hari pada hari Sabtu dan Minggu, itu tidak mengurangi antusiasme kontingen karting Asia dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Sri Lanka dan Jepang. Pembalap Indonesia baik pejuang di Mini Rok, kelas Junior dan Senior masih berhasil mendominasi pembalap asing yang bertarung di AKOC Round 1 2020.

Di setiap babak, Kejuaraan Terbuka Karting Terbuka Asia (AKOC) 2020 bersaing di tiga kelas bergengsi yaitu Mini Skirt Open, Formula Junior 125 Open dan Formula 125 Senior Open. Di setiap kelas, mayoritas pembalap Indonesia masih juara untuk mengalahkan rival di kelas mereka.

Di kelas Mini Rok, pembalap muda berusia 9 tahun, Qarrar Firhand berhasil unggul dalam dua sesi dengan waktu tercepat 57.060 di depan pembalap Indonesia Kimi Rae Fitriansyah; Pembalap Malaysia Timofey Mikhaylov dan pembalap Filipina Nicos Sebastien Kawpeng. Qarrar yang merupakan putra pembalap veteran Firhand Ali juga berhasil menjadi yang tercepat di kelas Mini Skirt Open, AKOC 2020.

Sementara di kelas Junior Junior 125 Open Junior, pembalap Indonesia Gael Julien harus puas di tempat kedua di belakang pembalap Filipina Zachary David dengan waktu tercepat pada hari hujan di 59.171 detik. Gael yang masih keturunan Prancis dari orang tuanya masih berhasil mengungguli pembalap Filipina William Riley Tgo dan pembalap Malaysia Raja Arif Azmi.

Sedangkan di kelas Open Formula 125 Senior, pembalap Indonesia Silvano Christian unggul dengan waktu 50.762 di depan rekan-rekannya, Prasetyo Hardja; Pembalap Jepang, Ayato Iwasaki dan pembalap Indonesia, Rava Mahpud yang merupakan putra pembalap karting senior, Eris Mahpud.

Ketika kompetisi di kelas ini terjadi, hujan turun deras. Beberapa pembalap juga pernah mengalami lilitan di lintasan balapan basah ini. Tapi itu tidak mengurangi antusiasme para pembalap karting Asia ini untuk berusaha menjadi yang terdepan.

About the Author: