Impact Corona, Harga Mobil Bekas Jatuh

By | 2020-04-28T17:31:15+00:00 April 28th, 2020|Velg Mobil|

Harga mobil bekas telah turun secara dramatis

Dampak Corona Memicu Turunnya Harga Mobil Bekas – Industri otomotif memang menjadi salah satu sektor yang terkena dampak pandemi Covid-19, tidak terkecuali di Indonesia. Beberapa produsen otomotif mulai menangguhkan kegiatan produksi di pabrik. Tentu saja, dampak ini berdampak pada pasar otomotif nasional.

Bukan hanya pabrikan yang memasarkan mobil bekas juga dikabarkan juga terpengaruh karena Covid-19 yang masih merajalela. Tentu saja ini membuat harga jual kendaraan bekas saat ini mengalami penurunan yang signifikan.

Dampak Corona Memicu Turunnya Harga Mobil Bekas

"Harga telah menurun karena permintaan kendaraan bekas juga telah menurun, sehingga sangat berpengaruh," kata pemilik Langgeng Indah Makmur menggunakan showroom mobil, Halim, dari liputan berita otomatis dikutip6, baru-baru ini pada Senin (27/4) / 2020).

Jika dibandingkan, sebelum adanya pandemi, katakanlah seperti Xenia dan Avanza harga resminya berada di kisaran 120 juta hingga 130 juta. Namun, karena pandemi virus Corona, harga jual mobil bekas, termasuk dua model Low MPV, mengalami penurunan harga hingga 30%.

"Sebelum harga Toyota Avanza tipe G pada 2017 adalah Rp130 ​​juta. Sedangkan Daihatsu Xenia tipe R pada 2017 adalah Rp122 juta. Untuk harga, turun 20 hingga 30 persen dari normal," jelas Halim.

Sementara itu, diketahui bahwa tidak sedikit pedagang mobil bekas yang masih memiliki banyak stok. Stok masih belum terjual mengingat berkurangnya jumlah pembeli. Tentu saja, ini membuat grafik penjualan mobil bekas turun, memicu penurunan harga masing-masing model mobil bekas untuk menarik minat konsumen di tengah pandemi Corona.

Namun demikian, pedagang enggan mengakomodasi kendaraan karena situasi dan kondisi ekonomi saat ini masih memprihatinkan.

Selain itu, pasar mobil bekas di Indonesia juga merupakan salah satu sub-sektor dari pasar otomotif yang cukup berpengaruh dan telah berkontribusi pada pergerakan grafis di pasar otomotif nasional. Jadi, tidak mengherankan kalau sektor pasar mobkas juga terkena virus Corona ini.

About the Author: