Work Wheels Official

Indonesia Modification Expo (IMX) dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) terus mendorong munculnya produk aftermarket lokal yang diharapkan mampu mewarnai ranah modifikasi di dalam negeri dan juga dunia. Dalam setiap expo modifikasi terbesar di Indonesia ini dipastikan akan ada brand-brand produk aftermarket baru lokal yang diberi pentas agar bisa segera menggairahkan dunia modifikasi secara umum.

Menurut Andre Mulyadi, Project Director Indonesia Modification Expo, IMX berkomitmen untuk terus mendorong dan mendorong hadirnya produk aftermarket dalam negeri di setiap event IMX. Hal ini bertolak dari keyakinan bahwa Indonesia adalah pasar modifikasi yang besar, dan harus memiliki produk aftermarket sendiri yang berjaya di pasar dalam dan luar negeri.

Didesain untuk mayoritas mobil domestik perkotaan dan hatchback, DnZ Wheels edisi pertama ini hadir dengan spesifikasi berdiameter 16 inci dan lebar 7 inci. PCD (diameter pitch circle) / lubang baut untuk mobil spesifikasi 4/100 dengan et 38 dan finishing favorit warna Magnesium Gold. Ukuran tersebut dipilih karena dinilai cocok untuk banyak mobil penumpang di tanah air, seperti Suzuki Ignis, Honda Brio, Toyota Yaris, Nissan March, Datsun GO +, Mazda2, Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Honda Jazz, dan lain sebagainya. .

Konsepnya mirip dengan velg sporty one-piece Jepang menurut favorit kami. Velg ini biasanya dibuat dengan desain yang tidak neko-neko tetapi memiliki karakter yang kuat. Sehingga desainnya bisa muat ke dalam mobil apapun.

DnZ Wheels Type One mengusung desain 10 spoke spoke yang dirancang agar tetap terlihat landai (lubang tengah lebih dalam dari pelek roda). Keunggulan desain seperti ini membuat velg terlihat kokoh dan memiliki distribusi bobot yang seimbang. Selain itu, offset / et umum juga bisa diterapkan untuk berbagai mobil.

PAKO Group yang merupakan salah satu produsen velg ternama di Tanah Air telah beroperasi sejak tahun 1974. Pabrik ini mengkhususkan diri pada pembuatan velg untuk mobil baru seperti Lexus untuk pasar Jepang, bahkan OZ Racing disebut-sebut telah membuat lini produknya di pabrik ini.

Roda DnZ diproduksi menggunakan metode pengecoran tekanan rendah yang kuat. Apalagi velg tersebut telah mendapatkan standar kualitas seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) dan JWL (Japan Light Alloy Wheel) yang merupakan sertifikasi keselamatan mobil penumpang di Jepang. Bahan, cara pengerjaan, dan uji kelayakan sama persis dengan velg buatan Lexus yang juga diproduksi oleh PAKO Group.

PAKO GROUP memproduksi roda cetak Roda DnZ mentah setiap 60 detik. Sebelum dapat digunakan, raw wheel ini harus melalui beberapa tahapan, seperti melubangi PCD dan valve, x-ray processing untuk melihat struktur dalam roda, pemanasan, pengecatan, dan pemotongan pada mesin CNC untuk mendapatkan model tertentu.

“DnZ Wheels Type One telah lulus uji fisik seperti uji tumbukan, uji drum, dan MLT. Selain itu, setiap rodanya dapat mencapai beban maksimal 560 kg, sehingga jika dikalikan 4 mampu menopang sebuah mobil dengan berat lebih dari 2 ton. Ini sesuai dengan spesifikasi untuk keamanan, ketahanan dan standar kualitas. Kami ingin bilang velg ini luar biasa, jadi selamat untuk industri aftermarket Indonesia, ”kata Marketing Department Head Pako Group, Yeremia Dwi, sembari menyebut DnZ Wheels & # 39; desain yang mengutamakan keselamatan, teknik, dan gaya.

Dengan segala kelebihan dan kelebihan yang dibawakan oleh DNZ Wheels Type One, velg ini hanya dibandrol dengan harga Rp 5,8 juta per setnya. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan velg impor namun tetap memberikan kualitas yang sama.

Leave a Reply