Ingin membuat SIM internasional? Inilah Cara TheGasPol.com bekerja

By | 2019-01-29T08:52:55+00:00 January 29th, 2019|Velg Mobil|

Gambar: Sharon

Di negara mana pun, semua aktivitas mengemudi, baik roda dua atau lebih, harus memiliki SIM (SIM). Masalah utama, lisensi kewarganegaraan Indonesia yang dikeluarkan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) hanya berlaku untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di negara tersebut.

Untuk dapat mengendarai kendaraan dengan aman di luar negeri, komunitas harus membuat SIM Internasional. SIM ini yang berlaku di luar negeri juga merupakan publikasi Korps Kepolisian Nasional.

Ditulis dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Ijin Mengemudi Bab I, Pasal 1, Ayat (5), yang berbunyi, "SIM Internasional adalah SIM untuk pengemudi kendaraan bermotor yang akan digunakan di negara lain berdasarkan perjanjian internasional. "

Prosesnya cukup mudah, hampir seperti membuat SIM lokal. Berdasarkan informasi dari halaman Korps Polisi Lalu Lintas Republik Indonesia (Korlantas Polri) ada tujuh syarat untuk mengelola SIM Internasional:

Kartu identitas asli (KTP) dan satu lembar fotokopi. Untuk warga negara asing (orang asing), bawa izin tinggal permanen (KITAP) dan salinan satu lembar.
SIM Nasional asli masih berlaku dan satu lembar fotokopi.
Paspor asli yang masih berlaku dan fotokopi satu lembar.
Foto berwarna terbaru ukuran 4 × 6 warna, latar belakang foto biru (untuk pria menggunakan dasi dan wanita menggunakan blazer) untuk empat potong.
Stempel Rp. 6 ribu satu lembar
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010, pembuatan SIM Internasional baru dikenakan biaya sebesar Rp 250 ribu dan perpanjangan SIM Internasional sebesar Rp 225 ribu.
Untuk orang asing, staf kedutaan, KITAP atau KTP atau ID Korps Diplomatik harus disertakan, dan lampirkan surat rekomendasi dari kedutaan.

Klasifikasi SIM Internasional:

Sepeda motor dengan atau tanpa trailer, kendaraan khusus untuk orang cacat, dan kendaraan bermotor roda tiga dengan berat kosong tidak lebih dari 400 kg (900 lbs).
Mobil penumpang yang dapat mengangkut maksimum delapan penumpang termasuk pengemudi, atau barang yang mengangkut mobil dengan berat maksimum tidak melebihi 3.500 kg (7.700 lbs). Kendaraan ini dapat menarik trailer (trailer) dengan ringan.
Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut barang dengan berat maksimum yang diijinkan lebih dari 3.500 kg (7.700 pon). Kendaraan jenis ini dapat menarik trailer ringan.
Kendaraan bermotor digunakan untuk mengangkut penumpang dengan jumlah termasuk pengemudi lebih dari delapan orang. Kendaraan jenis ini dapat menarik trailer ringan.
Kendaraan bermotor termasuk dalam kelompok B, C dan D dan diizinkan untuk menarik trailer (trailer) yang tidak ringan.

Informasi tambahan bagi Anda yang ingin menjaga SIM Internasional:

Orang asing yang ingin mengendarai kendaraan di Indonesia cukup membuat SIM Nasional Indonesia di markas polisi setempat.
Pelamar harus hadir untuk mengisi formulir pendaftaran, tanda tangan, foto, dan sidik jari untuk database Kepolisian Nasional. Tidak bisa diwakili.
Persyaratan bagi pelamar SIM Internasional harus lengkap untuk kelancaran proses pembuatan SIM Internasional. Proses pembuatan SIM Internasional adalah sekitar 15 menit.
Persyaratan untuk memperbarui SIM Internasional sama dengan membuat SIM baru, dengan membawa SIM Internasional lama.
Masa berlaku SIM Internasional adalah 3 (tiga) tahun sejak tanggal penerbitan.
Lokasi pembuatan: Korlantas Polri Jl MT Haryono Kav 37-38, Jakarta 12770, 021-7989702.
Layanan SIM internasional buka Senin-Jumat mulai 08.30-15.00 WIB. Liburan untuk hari Sabtu dan Minggu dan hari libur lainnya.

About the Author: