Ini Agar Sekolah Kejuruan Mendapatkan Dukungan CSR dari Mitsubishi Fuso TheGasPol.com

By | 2019-03-11T14:55:55+00:00 March 11th, 2019|Velg Mobil|

Pendidikan masih menjadi konsentrasi PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui Fuso Learning and Inspiring Program yang merupakan salah satu pengembangan dari Program Pendidikan Kejuruan Fuso (FUSO-VEP), Mitsubishi Fuso menyumbangkan unit Colt Diesel Truck dan pelatihan dasar otomotif tersertifikasi untuk siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sejauh ini, sejak program dimulai setahun yang lalu, 11 SMK telah menerima sumbangan dan pelatihan dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Mitsubishi Fuso. Sekolah-sekolah ini tersebar di Indonesia, mulai dari Medan, Palembang, Lampung, Banjarmasin, Makassar, Malang, Bandung dan Jakarta.

Jadi bagaimana cara Fuso menentukan sekolah kejuruan mana yang akan mendapatkan bantuan dalam bentuk unit praktikum dan sertifikasi siswa dan guru? Donny Hermawan, Kepala Hubungan Masyarakat dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT KTB, menjelaskan bahwa KTB sebelumnya mencari informasi atau menerima informasi dari dealer di daerah di mana sekolah akan mendapatkan bantuan unit praktikum bersama dengan sertifikasi siswa dan guru.

"Selanjutnya, setelah menjalani survei, tim CSR kami akan mengkuratori apakah sekolah itu layak bantuan atau tidak. Tentu saja dalam hal kurasi ada sejumlah pertimbangan utama yang menjadi poin penting bagi tim kami. Di antaranya adalah akreditasi sekolah yang harus menjadi level A dan telah memiliki prestasi baik untuk wilayah lokal maupun nasional, "jelas Donny lebih lanjut.

Selanjutnya, keputusan pemilihan sekolah kejuruan juga didasarkan pada ketersediaan dan kesiapan unit donasi yang dimiliki oleh PT KTB. Menimbang bahwa Donny masih percaya bahwa kegiatan CSR pada dasarnya melibatkan departemen lain di perusahaan.

About the Author: