Kalcer Terbanyak & # 39; Armada Operasional Mendukung Bisnis Mooneyes Jakarta TheGasPol.com

By | 2020-06-03T12:30:57+00:00 June 3rd, 2020|Velg Mobil|

Mooneyes tidak hanya merek yang identik dengan produksi komponen perangkat hotrod dan khusus untuk roda dua dan empat, tetapi juga telah menjadi penyedia pakaian bahwa hype untuk aktor dan penggemar di industri.

Nama besar Dean Moon bernyanyi ayah pendiri di masa jayanya, membantu menyeret Mooney ke bagian dari sejarah budaya adat di dunia. Oleh karena itu, setelah mendiang Dean Moon pada tahun 1987, Shige Suganuma bertekad untuk melanjutkan kejayaan Mooney sampai sekarang selama 70 tahun.

Di Indonesia, Mooneyes memiliki penggemar yang luar biasa besar. baik pengubah sayap kustom untuk sepeda motor, mobil hanya suka merek pakaian Mooney. Pasar besar dimanfaatkan oleh Gearhead Monkey Garage untuk menjadi dealer resmi Mooneyes di Indonesia dengan mendirikan Mooneyes Jakarta untuk memasarkan produk-produk label AS asli yang sekarang bermarkas di Jepang.

Tentu saja, sebagai dealer resmi, Mooneyes Jakarta membutuhkan kendaraan pendukung untuk menjalankan bisnisnya. Mengingat orang Jakarta yang berlokasi di Gedung Tambang, Jl. Kapten Tendean No. 15 Jakarta Selatan sering berpartisipasi dalam acara adat atau pameran modifikasi yang diadakan di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu keputusan untuk memiliki armada yang mendukung setiap kegiatan menjadi perlu. Seperti membawa alat penjualan Mooneyes Jakarta untuk kegiatan di luar atau menjadi a mobil demo atau etalase mobil sebagai media untuk mempromosikan produk Mooneyes yang secara resmi dijual oleh Mooneyes Jakarta.

Satu unit peringatan Datsun GO 2019 dan Toyota HiAce Premio 2020 kemudian menjadi pilihan bagi Mooneyes Jakarta sebagai armada pendukung kegiatan bisnisnya. Keputusan untuk menikahi dua unit kendaraan dari yang baru memiliki alasan masing-masing.

Datsun GO misalnya. Indonesia Modification Expo (IMX) 2019 menjadi debut penampilan city car Jakarta Mooneyes di lantai pameran. Desain itu sendiri dikerjakan oleh Hiro "Wildman" Ishii, seorang pencipta desain veteran dari Mooneyes Jepang yang telah bergabung selama lebih dari tiga dekade.

Tentunya merupakan kebanggaan bagi Mooneyes Jakarta untuk memiliki mobil buatan negara yang sebenarnya jenis Datsun ini tidak dijual di Jepang, tetapi dirancang oleh salah satu pencipta Mooneyes terkenal di Jepang. Bagi kami ini adalah nilai spesial yang tidak bisa dimiliki oleh orang lain selain Mooneyes Jakarta.

Untuk meningkatkan penampilan Datsun GO, Jakarta Mooneyes membuat beberapa sentuhan dengan menerapkan peringatan Mooneyes. Alasan lain, Datsun GO juga merupakan media bukti, bahwa modifikasi barang-barang produksi Mooneyes juga dapat dengan mudah dan sah diterapkan ke semua mobil di Indonesia.

Warna asli mobil merah harus dilapisi dengan stiker kuning yang identik dengan warna Mooneyes yang dibuat oleh Dean Moon. Meski begitu, Mooneyes Jakarta berencana untuk mengubah warna asli mobil menjadi kuning dan menyesuaikannya dengan legalitas kendaraan.

Desain grafis yang dibuat oleh "Wildman" Ishii terlihat sangat proporsional dengan dimensi Datsun GO, varian tertinggi dari petite dan semua body kit lengkap yang terpasang. Lingkar roda 15 inci yang diadopsi dari pelek built-in Honda Mobilio, ditutup oleh produk Moon Disc yang identik dengan mobil pemecah rekor di Salt Lake City, Amerika Serikat.

Untuk penglihatan dan mengemudi yang lebih baik, komponen suspensi bawaan mobil diregangkan dan diganti dengan suspensi kumparan khusus. Ketinggian mobil dapat dengan mudah disesuaikan sesuai kebutuhan. Untuk mengemudi misalnya, ketinggian suspensi dapat dibuat lebih tinggi untuk membuatnya lebih nyaman dan aman untuk bodi bawah, sebaliknya untuk kebutuhan pameran, ketinggian suspensi dapat dibuat selurus mungkin untuk meningkatkan minat.

Toyota HiAce Premio, unit baru yang ditebus oleh Mooneyes Jakarta, selain ditugaskan untuk membawa personel Mooneyes Jakarta, juga diberikan mandat untuk membawa barang untuk dijual ketika ada kegiatan di luar ruangan atau pameran. Tentu saja kondisi MPV seukuran gambot ini tidak dibiarkan standar.

Semua bodi perak asli ditambah dengan taburan warna kuning dengan desain grafis yang dibuat oleh Shige Suganuma sendiri. Sekali lagi, ini masalah kebanggaan bagi para Mooney Jakarta van operasionalitu adalah klaim yang direkomendasikan oleh kepemimpinan tertinggi Mooneyes di dunia.

Modifikasi dibuat cukup ringan, mengingat penunjukan HiAce ini sebagai sarana mobilisasi barang dan orang untuk jarak jauh, prioritas perubahan hanya di sektor tampilan.

Hapus Chrome langkah pertama untuk mengubah tampilan HiAce Premio untuk menghilangkan kesan & # 39; menor & # 39 ;. Kisi-kisi dan bemper dan pegangan pintu adalah target aplikasi hapus chrome ini.

Lingkar roda paduan Mobil standar 16 inci direntangkan dan diganti dengan pelek Baby Moon yang mengingatkan Mooneyes berdiameter 16 inci. Untuk menyesuaikan jarak baut roda yang berbeda dan mengejar tampilan kekar, adaptor aluminium disematkan.

Kalender kedua armada & # 39; direncanakan untuk terus ada di setiap acara genre hotrod dan acara kustom serta modifikasi pameran atau pertemuan mobil yang akan hadir di masa depan setelah pandemi ini berakhir. Langkah ini adalah komitmen Mooneyes Jakarta untuk terus mendukung nama besar Mooneyes di Indonesia dalam membantu pergerakan industri aftermarket di sektor modifikasi dan pakaian pendukungnya.

About the Author: