Keberadaan Isuzu Panther semakin terancam

By | 2020-02-12T17:29:39+00:00 February 12th, 2020|Velg Mobil|

Regulasi Euro4 Berdampak pada Isuzu Panther – Setelah menjadi mobil yang mendominasi pasar otomotif nasional di tahun 90-an, Isuzu Panther kini telah menjadi model yang dikecualikan. Lama tidak ada sentuhan pembaruan, mobil dengan julukan "Raja Diesel" ini hanya mampu menjual sebanyak 700 unit per tahun. Ini tentu saja bagan penjualan yang jauh dari para pesaingnya dengan pencapaian lebih dari 1000 unit.

Namun, tampaknya ada penurunan penjualan Isuzu Panther di Indonesia juga termasuk dalam kategori keadilan. Karena, sekarang ada banyak mobil diesel yang dikembangkan oleh pabrik pesaing dengan konsep desain, fitur, dan mesin yang lebih andal.

Regulasi Euro4 Berdampak pada Isuzu Panther

Jangan berhenti di situ, bahkan kabarnya Isuzu Panther juga akan disuntik hingga mati. Ini tidak terlepas dari kebijakan mengenai peraturan Euro4 yang khusus untuk mesin diesel. Di mana, akan mulai berlaku di tahun 2021 mendatang. Ini tentu merupakan ancaman serius bagi Panther.

"Jika Euro4 berlaku, maka otomatis berhenti karena mobil ini bukan untuk Euro4. Memang, mesinnya tidak untuk standar Euro4. Banyak di Indonesia saat ini (diesel) mobil diproduksi dan tidak siap untuk Euro4. Ketika itu diterapkan, varian tertentu atau merek akan selesai, "kata Chief Operating Officer Astra Isuzu, Harry Kamora baru-baru ini di Jakarta.

Di satu sisi, walaupun disebutkan bahwa Panther akan disuntik sampai mati, Harry sendiri akan memberikan kepastian bahwa sampai sekarang masih banyak pembeli loyalis yang setia menggunakan pabrikan mobil Jepang ini.

"Sebenarnya pengguna pickup dan minibus Panther adalah konsumen lama, loyalis. Jika pelanggan baru merasa agak sulit. Konsumen korporat menggunakan kendaraan ini untuk operasional. Wow, itu sulit. Bank masih membeli banyak karena mobil ini untuk mobilitas. Sewa juga, "kata Harry.

Sayangnya, pemberitaan berita ini belum mampu memicu Isuzu untuk membuat terobosan baru agar bisa mempertahankan Panther ke depannya. Setidaknya sesuaikan teknologi mesin dengan standar emisi Euro4.

About the Author: