Komentar Peneliti Indef Esemka – Semisena.com

By | 2019-09-14T12:56:38+00:00 September 14th, 2019|Velg Mobil|

Esemka masih dianggap hanya sebagai "Gimmick" – Peresmian pabrik mobil merek nasional, Esemka, tampaknya telah memicu beberapa tanggapan dari masyarakat. Dalam hal ini, peneliti dari Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef), Abra Talattof juga berkesempatan mengomentari Esemka terkait dengan jenis mobil yang baru-baru ini diresmikan.

Dalam penelitiannya, ia memberikan apresiasi atas peresmian pabrik Esemka. Namun, hanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Apalagi rumornya adalah itu Esemka ia datang dengan status yang masih mengambang.

Esemka masih dianggap hanya sebagai Gimmick

"Menurut pendapat saya, Esemka masih terbatas sejauh ini, Anda dapat mengatakan itu hanya tipuan. Kami tidak puas. Karena pabrik juga telah bocor sebelumnya, pabrik mulai tahun lalu juga. Jika kita melihat proses produksinya tidak jelas bagaimana, "kata Abra ketika dihubungi baru-baru ini pada hari Sabtu, 7 September 2019.

Sementara itu, berkenaan dengan TKDN Sendiri, tampaknya ini membutuhkan bukti konkret bahwa TKDN terkandung dalam Esemka sehingga tidak ada pro dan kontra mengingat Presiden Indonesia, Joko Widodo juga telah mengungkapkan bahwa Esemka bukan mobil nasional tetapi perakitan nasional menanam.

"Jika dikatakan bahwa konten domestik TKDN besar, itu buktinya. Harus dirilis, itu menunjukkan bahwa komponen-komponen ini memang diproduksi di dalam negeri," katanya.

Dengan demikian kesan tidak muncul bahwa Esemka hanya merakit mobil, sedangkan bahan bakunya diimpor dari luar negeri.

"Tetapi dalam konteks upaya untuk mendorong industrialisasi di sektor otomotif, kami menghargainya," katanya.

"Hanya Pemerintah dan pabrik-pabriknya yang harus membuktikan bahwa memang arah industri otomotif harus lebih banyak komponen dalam negeri. Tidak hanya impor mentah yang dirakit di Indonesia, itu juga perlu bukti kuat dan transparan," pungkasnya.

About the Author: