Maksimalkan Fungsi Headunit Default Untuk Kepuasan Telinga TheGasPol.com

By | 2019-03-05T09:32:38+00:00 March 5th, 2019|Velg Mobil|

TOTO I Will Remember dari TOTO setelah kembali dari pertunjukan musik Java Jazz 2019, meninggalkan kesan mendalam di telinga. Di sepanjang jalan ke tempat parkir, lagu vokal Steve Lukather, lagu dari genre balada rock, terus berdering, membuatnya sulit untuk menahan keinginan untuk bernyanyi bergumam pada dirinya sendiri.

Sesampainya di mobil, tidak sabar untuk menghidupkan mesin dan jari-jari segera menargetkan layar sentuh Headunit. Koneksi Bluetooth segera dihidupkan untuk menghubungkan ke ponsel yang siap untuk mengaktifkan aplikasi streaming musik digital untuk berlangganan dan memutar lagu dari TOTO.

Musik adalah hiburan paling efisien di kabin. Apalagi kondisi jalan di Jakarta yang sering ramai dan membuat penat, membuat pengemudi dan penumpang butuh hiburan untuk membunuh bosan saat berkendara.

Pada dasarnya setiap mobil (kecuali mobil komersial) telah dilengkapi dengan fitur hiburan dari pemutar lagu atau radio sejak jaman dahulu. Sekarang menurut perkembangan zaman, fitur hiburan dalam kendaraan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kemampuan untuk memainkan perangkat hiburan dalam berbagai format.

Headunit Mitsubishi Xpander Ultimate dengan layar sentuh 6,2 inci

Untungnya, perangkat hiburan multi-format canggih ini bukan hanya monopoli mobil mewah, fitur ini sudah ada di kabin low MPV (Multi Purpose Vehicle) jenis varian tertinggi Mitsubishi Xpander.

Layar sentuh headunit dengan dimensi 6,2 inci telah menjadi standar MPV rendah buatan dalam negeri. Formasi Bluetooth, NFC, pemutar DVD, MP3, USB, dan Aux-in dapat ditemukan di Headunit ini.

Menariknya, kualitas pemutar hiburan dan sound system di mobil saat ini telah menjadi perhatian produsen untuk memberikan kualitas yang sempurna bagi pelanggan mereka. Hasilnya adalah bahwa banyak konsumen puas dengan perangkat standar tanpa perlu menambahkan perangkat penguat suara.

Ditekankan oleh Boediarto, Kepala Layanan Teknis & Departemen Dukungan CS PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), disebutkan bahwa model andalan Mitsubishi Xpander hadir untuk keluarga Indonesia dengan menawarkan berbagai fitur kenyamanan, termasuk audio fitur yang dapat meningkatkan perjalanan.

"Khusus untuk varian Ultimate, selain Bluetooth, konsumen dapat dengan mudah terhubung ke smartphone melalui fitur NFC (Near Field Communication). Cukup dengan menyambungkan smartphone Anda yang memiliki fitur NFC ini ke layar Headunit, ponsel Anda terhubung. Fungsinya adalah sama seperti Bluetooth, hanya jalannya yang lebih kompak, "jelasnya.

Dalam varian Ultimate ultimate, Mitsubishi Xpander memiliki dua tweeter pada pilar A selain empat speaker di bagian belakang.

Ketika fitur perangkat hiburan cukup lengkap, itu berarti Anda bisa memaksimalkan pengaturan sistem suara yang ada di Headunit. Terutama jika kendaraan Anda memiliki lebih dari empat pengeras suara dengan dua tweeter pada pilar A, maka alunannya rendah, vokal dan nada tinggi dapat diatur sedemikian rupa sehingga lembut diterima di telinga. Bahkan seolah-olah Anda dapat merasakan kehadiran suara penyanyi dari lagu di depan Anda.

Menyesuaikan suara dapat dilakukan melalui fitur Ekualiser di pengaturan Headunit. Ada dua mode pengaturan yang bisa dilakukan. Pertama melalui mode preset, yang berarti menu opsi tersedia di sana, seperti Jazz, Pop, RnB, HipHop, Rock, Electronic dan Dance.

Enam pengaturan untuk frekuensi suara di Headunit untuk komposisi nada terbaik

Ada penyesuaian Equalizer manual lain atau sesuai dengan personalisasi telinga Anda. Paling tidak, biasanya setiap Headunit yang memiliki fitur pengaturan Equalizer manual memiliki lima frekuensi suara yang bisa disesuaikan. Dua nada rendah atau bass yang memiliki desibel rendah (db), suara menengah atau sedang dengan desibel sedang dan dua nada tinggi untuk perkusi vokal dan desibel tinggi.

Ketika komposisi frekuensi suara optimal telah diperoleh, tentu saja Anda harus mempertahankan kekuatan loudspeaker melalui pengaturan volume pada Headunit. Jangan memutar lagu dengan volume terlalu kerar agar tidak mengganggu konsentrasi saat mengemudi dan Anda masih bisa mendengar suara dari lingkungan kendaraan Anda.

About the Author: