Memperingati Hari Perempuan Internasional, DFSK Berpartisipasi dalam Kegiatan Amal di Kedutaan Besar Cina TheGasPol.com

By | 2019-03-08T09:38:43+00:00 March 8th, 2019|Velg Mobil|

Setiap 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional (Women Day) di berbagai negara, termasuk Indonesia. Peringatan Hari Perempuan Internasional diperingati sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat dan sosialisasi kesetaraan gender, di mana perempuan juga dapat bekerja dan memiliki kemampuan yang setara dengan laki-laki.

DFSK sebagai merek otomotif juga mengakui bahwa wanita di seluruh dunia memiliki kemampuan yang sama dengan pria, dan perlu menyediakan ruang bagi wanita untuk bekerja. Sehingga perempuan bisa mendapatkan haknya untuk mengaktualisasikan diri dan juga berkembang sesuai perkembangan zaman.

"Banyak pekerja DFSK di pabrik, dealer, dan kantor pusat diisi oleh wanita yang kuat, terampil, dan kompeten di bidangnya masing-masing. Selain itu, kita juga perlu mengingat bahwa brand ambassador kami adalah wanita yang energik dengan segudang kemampuan dan prestasi. di kancah internasional, Agnes Monica. Ini merupakan wujud pengakuan kami terhadap perempuan, terutama perempuan Indonesia, bahwa mereka juga memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki jika diberi ruang untuk bersosialisasi dan berkembang, "kata Managing Director PT Sokonindo Automobile Sales Center, Franz Wang.

Tepat pada tanggal 8 Maret 2019, DFSK bersama dengan Kedutaan Besar Tiongkok merayakan Hari Perempuan dengan mengadakan acara Penjualan Amal Hari Perempuan di Kedutaan Besar Tiongkok yang menampilkan Glory 580 untuk para hadirin. Kendaraan utilitas Sport (SUV) andalan DFSK adalah produk anak nasional yang bekerja di DFSK di Taman Industri Cikande, Serang, Banten, dan menghadirkan kendaraan berteknologi tinggi yang berkualitas, memiliki kabin yang luas, dan cocok untuk wanita. 39; membutuhkan Indonesia.

Pada kesempatan ini, DFSK, yang menampilkan satu unit Glory 580 1.8L CVT Luxury di bazar amal, berencana untuk menyumbangkan sebagian dari hasil penjualan saat ini ke WIC sebagai bentuk solidaritas.

About the Author: