Mencegah Masalah Negatif, MINI repot Mengubah Nama Rim Roda Buatannya TheGasPol.com

By | 2020-04-26T19:15:08+00:00 April 26th, 2020|Velg Mobil|

Tepat sebelum peluncuran resmi, pencipta di balik munculnya MINI Electric Cooper SE terdistorsi tentang penunjukan atau penamaan pelek melingkar 17-inci dari desain yang tidak biasa yang menjadi Hatchback bertenaga listrik standar. Pasalnya MINI telah memutuskan lingkar pelek 17 inci yang bekerja dengan hub roda untuk menghasilkan tenaga kinetik menjadi tenaga listrik dengan nama Corona Wheels.

Nama MINI telah dipilih dengan baik sebelum kedatangan pandemi virus Corona yang melanda lebih dari separuh dunia. MINI terpaksa mengubah nama pelek menjadi Power Wheels untuk menghindari masalah negatif setelah peluncuran MINI Electric Cooper SE.

Desain pelek memang tidak biasa. Bukan model spoke atau dish, MINI lebih memilih desain monoblock dengan hanya tiga lubang memanjang sebagai aliran udara pendingin untuk sistem pengeremannya. Pelek ini diduga mampu menciptakan energi gerak menjadi energi listrik untuk mengisi baterai bertenaga 32,6 kWh bersama dengan serangkaian hub roda yang terpasang pada lengan ayun MINI Electric Cooper SE.

Di Amerika Serikat, Electric Cooper SE dihargai US $ 30.750 atau setara dengan Rp. 473,5 juta dengan kurs saat ini dan belum ditambah pajak. Komunitas domestik Paman Sam menganggap bahwa harga jual listrik MINI ini lebih terjangkau daripada model mobil listrik lainnya di pasaran, seperti Nissan Leaf, Chevrolet Bolt EV, Hyundai Kona Electric dan Kia Niro EV.


About the Author: