Menumbuhkan Prestasi Atlet Reli Homeland di Tingkat Internasional

By | 2018-12-12T02:51:50+00:00 December 12th, 2018|Velg Mobil|

Sabtu-Minggu lalu (8-9 Desenver 2018), atlet reli Tanah Air, H. Rahmat, memenangkan Piala Piala Raja yang merupakan bagian dari kejuaraan Internasional Rally of Thailand 2018 yang diselenggarakan di daerah Don Chedi, Suphan Buri, Thailand.

Tahun ini, Ame – julukan H. Rahmat – juga berhasil memenangkan beberapa kompetisi internasional lainnya, seperti International Rally of Malaysia yang terdiri dari beberapa putaran. Ame akan dijadwalkan untuk bertanding lagi di Terengganu, Malaysia pada tanggal 14 dan 15 Desember.

Prestasi dan partisipasi gemilang dari Ame di kancah reli internasional disambut oleh Rifat Sungkar sebagai pembalap Indonesia dengan segudang pengalaman yang bersaing di dunia serta rekan-rekan Ame.

Rifat, yang saat ini dipercaya menjadi Ketua Komisi Pengawas Sepeda Motor Indonesia (IMI), mengungkapkan bahwa saat ini prestasi para atlet reli domestik di kancah internasional sedang tumbuh.

"Setelah saya duduk di komisi rally, tujuan saya adalah selalu menemani atlet Indonesia untuk berani bersaing secara internasional. Saya selalu ingin bendera Indonesia terbang di dunia," katanya.

"Keikutsertaan Ame juga secara otomatis menambah jam penerbangannya sebagai pembalap yang sangat baik untuk dirinya. Tapi lebih dari itu, Ame juga berhasil membawa Indonesia lebih dikenal sebagai salah satu negara penghasil atlet luar biasa," katanya lagi.

Tidak hanya Ame, beberapa pembalap Indonesia yang juga ambil bagian dalam acara internasional, yaitu Julian Johan dan H. Putra Rizqy. Keduanya juga berpartisipasi beberapa kali di International Rally of Malaysia.

Rifat menganggap bahwa partisipasi putra-putra bangsa di arena internasional adalah program yang sangat serius menjelang Kejuaraan Reli Asia-Pasifik (APRC) di Indonesia pada 2019.

Rifat mengatakan bahwa jika potensi dasar yang dimiliki oleh Indonesia dengan berbagai kendaraan yang sangat layak untuk mengambil bagian dalam kejuaraan internasional ini sebenarnya adalah gambaran bagaimana kita memiliki standardisasi yang baik yang statusnya tidak hanya nasional tetapi juga internasional.

"Masuknya APRC ke Indonesia tidak dapat dipisahkan dari cinta dan keseriusan kami dalam memajukan adegan reli. Pekerjaan rumah kami dalam komisi reli adalah untuk mempromosikan bagaimana Indonesia memiliki banyak kompetensi yang akan membuat peserta internasional melihat Indonesia sebagai tujuan untuk mengadakan kompetisi di sini, "Rifat menambahkan.

Akhirnya, Rifat berharap dengan mengoptimalkan kapabilitas SDM terbaik, ditambah dengan dukungan positif dari pemerintah, Indonesia akan mendapat perhatian dan semakin diperhitungkan di mata dunia.

About the Author: