MINI Electric Cooper SE Mencatat Sejarah Mobil Listrik Produksi Massal Pertama TheGasPol.com

By | 2020-04-26T23:23:05+00:00 April 26th, 2020|Velg Mobil|

Ini bukan pertama kalinya MINI bereksperimen dengan membuat mobil listrik. Lebih dari satu dekade yang lalu atau lebih tepatnya pada tahun 2009, MINI telah mencoba membuat proyek listrik MINI awal yang dibangun di atas kerangka MINI Copper R56 Hatchback. Namun sayangnya pada saat itu MINI tidak menjualnya secara bebas, tetapi hanya membuat sekitar 500 unit untuk dipinjamkan dan hanya pengujian.

11 tahun kemudian, MINI merealisasikan mobil bertenaga listrik yang diproduksi secara massal untuk penjualan gratis yang disebut MINI Electric Cooper SE. Di Amerika Serikat, Electric Cooper SE dihargai US $ 30.750 atau setara dengan Rp. 473,5 juta dengan kurs saat ini dan belum ditambah pajak.

Model MINI Cooper yang ikonik dengan sasis F56, model tiga pintu masih dipertahankan oleh MINI untuk model kendaraan listrik terbarunya. Chassis yang identik dengan kontrol presisi ala kart tetap dipertahankan meskipun MINI Hatchback tiga pintu telah bertenaga listrik ramah dan efisien.

Ditenagai oleh baterai berkapasitas 32,6 kWh dan satu motor setara dengan 181 hp dan torsi 270 Nm, Cooper Electric SE diperkirakan mampu berjalan sejauh 177 km dalam kondisi baterai penuh. Tetapi mobil ini juga memiliki teknologi pengisian kinetik menjadi listrik dari sistem penggerak rodanya untuk memasok daya baterai.

Di Amerika Serikat, MINI Electric Cooper SE akan bertarung melawan pesaing yang telah meluncur seperti Nissan Leaf, Chevrolet Bolt EV, Hyundai Kona Electric dan Kia Niro EV. Namun hakim publik, harga MINI yang lebih terjangkau membuatnya menarik untuk dimiliki. Apalagi MINI memiliki sejarah yang kuat sebagai mobil yang bisa menjadi objek koleksi di masa depan.

About the Author: