Mitsubishi Fuso Belajar dan Menginspirasi untuk Mengunjungi TheGasPol.com 1 Sekolah Kejuruan Negeri Jakarta

By | 2019-02-12T13:41:44+00:00 February 12th, 2019|Velg Mobil|

PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) masih konsisten dalam komitmennya untuk memajukan kualitas pendidikan anak-anak bangsa. Pada kesempatan ini, PT KTB memulai kembali kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dalam Fuso Learning and Inspiring & # 39; program.

PT KTB menyajikan program ini dengan tujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait persiapan memasuki dunia kerja bagi siswa kejuruan. Dalam implementasinya, KTB melibatkan karyawan muda sebagai sukarelawan untuk berbagi pengalaman tentang cara bekerja di industri otomotif dan memberikan soft skill secara interaktif kepada siswa.

Program Belajar & Menginspirasi FUSO adalah salah satu pengembangan dari Program Pendidikan Kejuruan FUSO (FUSO-VEP) di mana dalam kegiatan ini KTB menyumbangkan truk Colt Diesel untuk mendukung kegiatan praktis di sekolah, kemudian KTB secara teratur memberikan pelatihan dasar otomotif bersertifikat kepada guru dan siswa. Sekolah Menengah Kejuruan.

Implementasi program "FUSO Learning and Inspiring" pada tahun 2019 merupakan kelanjutan dari fase pertama yang sebelumnya telah dihadiri oleh sebanyak 300 siswa di 5 (lima) kota besar yaitu Medan, Palembang, Banjarbaru, Makassar, dan Metro Lampung selama periode Oktober hingga November 2018.

Sebagai lokasi keempat dalam fase kedua program "FUSO Learning and Inspiring", KTB mengunjungi siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (TKR) di SMK Negeri 1 – Jakarta pada hari Senin, 11 Februari 2019. Sebelumnya, KTB hadir secara berturut-turut. menyebarkan antusiasme dan inspirasi di tiga kota, Bandung, Bekasi dan Malang pada Januari 2019.

Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita mengatakan, "Program CSR ini merupakan kontribusi KTB yang bertujuan untuk memajukan industri otomotif Indonesia melalui sektor pendidikan. KTB menganggap bahwa kemajuan dapat didorong melalui peningkatan kualitas pendidikan, sehingga daya saing tinggi siswa diharapkan lahir yang dapat diserap oleh pemain industri ".

Lebih lanjut, disampaikan bahwa KTB ingin membangun motivasi bagi siswa bahwa sekolah kejuruan memiliki daya saing unggul dalam bentuk ilmu praktis dan teknis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja. "Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan keahlian siswa kejuruan, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja," tambah Kurita.

KTB berharap program ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan generasi muda Indonesia, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan yang diharapkan memiliki daya saing tinggi ketika memasuki dunia kerja dan industri.

About the Author: