Mitsubishi Mengurangi Harga PHEV Outlander

By | 2019-10-25T22:19:57+00:00 October 25th, 2019|Velg Mobil|

Sesuaikan PPnBm, Harga Outlander PHEV Turun – Melalui PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), pabrikan Mitsubishi secara resmi meluncurkan mobil hybrid terbarunya, Outlander PHEV. SUV ini secara resmi dijual sejak pertama kali muncul di GIIAS 2019 dan dengan harga yang sangat tinggi.

Namun, baru-baru ini PT MKKSI sendiri mengungkapkan bahwa sekarang ada penurunan harga Outlander PHEV. Di mana, harga saat ini berada di kisaran Rp 1,2 miliar dengan status harga OTR untuk wilayah DKI Jakarta. Kabarnya, penurunan harga itu merupakan penyesuaian aturan PPnBm baru.

Sesuaikan PPnBm, Harga Outlander PHEV Turun

"Saya akui itu mahal, tapi karena pajak impor, itu mahal bukan biaya kendaraan. Volume penjualan jika mencapai tingkat tertentu, ada peluang untuk dirakit di dalam negeri. Dengan demikian, itu bisa menghilangkan bea masuk, tapi ya, itu butuh volume. Seperti reaksi berantai, banyak yang harus dilakukan, "kata pernyataan dari Chairman Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko di Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Mengenai penyesuaian harga, dalam hal ini Ryoichi Inaba sebagai Direktur Strategi Produk PT MMKSI Divison juga tidak menyangkal bahwa nantinya akan ada revisi mengenai harga nominal Mitsubishi Outlander PHEV. Dia mengatakan bahwa untuk saat ini hanya ada perhitungan harga.

Meski tidak dijelaskan secara detail, tetapi menurut Ryoichi sendiri, untuk harga yang dihitung akan mengalami penurunan yang cukup signifikan bahkan di bawah Rp 1 miliar. SUV hybrid plug-in ini bisa dibanderol dengan harga lebih murah

"Nilai nominalnya masih belum pasti. Tapi mungkin sekitar Rp 900 juta," kata Ryoichi Inaba.

Di sisi lain, perlu dipahami juga bahwa Outlander PHEV adalah SUV yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid EV. Di mana, teknologinya merupakan hasil kolaborasi antara mesin konvensional dan motor listrik. Ini adalah bentuk inovasi teknologi baru untuk memastikan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

About the Author: