MPV Rendah Semakin Ketat, Penjualan Xenia Mulai Menurun

By | 2019-10-08T13:05:37+00:00 October 8th, 2019|Velg Mobil|

Xenia Penurunan Penjualan – Jumlah mobil Low MPV yang kini bersaing di Indonesia, tampaknya membuat segmen pasar mobil keluarga ini semakin ketat. Salah satu yang terpengaruh adalah penurunan penjualan Daihatsu Xenia yang terus menurun setiap bulan. Ini tentunya harus menjadi perhatian serius bagi Daihatsu.

Bukan tanpa alasan, mengingat berdasarkan bukti dari data Gaikindo, penjualan mobil Low MPV adalah andalan Daihatsu pada periode Juli 2019 saja hanya terjual 675 unit. Bahkan, menginjak Agustus juga turun di angka 462 unit yang terjual, kalah dari Wuling Confero yang notabene sebagai pemain baru dari China.

Xenia Penurunan Penjualan

Mengenai fakta penurunan penjualan ini, Daihatsu juga memberikan penjelasan. Di mana, Amelia Tjandra sebagai Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan bahwa penurunan penjualan Xenia adalah karena jumlah produksi yang sedikit mengalah untuk memenuhi pasar ekspor.

"Di Xenia sebenarnya karena masalah kapasitas produksi yang terbatas di pabrik (Sunter). Kami tidak dapat memproduksi karena permintaan lebih besar. Lebih banyak prioritas untuk ekspor, maka kami juga memprioritaskan model lain, sehingga Xenia menjadi prioritas yang lebih rendah," Amelia kata di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Lebih lanjut, Amelia juga mengungkapkan bahwa di masa depan, ini bisa diatasi. Di mana, Daihatsu akan terus memompa produksi Xenia yang sebelumnya ada dengan Avanza sejak 2004.

"Tapi kemarin, persediaan Xenia sudah mencukupi, kapasitas produksi Xenia bisa lebih dari 1.500 unit. Agustus benar-benar buruk, hanya 1.000 kecil," katanya.

Tidak hanya itu, penurunan penjualan Daihatsu Xenia juga tidak terlepas dari penurunan daya beli masyarakat. Alasannya, jika melihat rentang waktu Januari-Agutus 2019 penjualan ritel mobil di Indonesia sebanyak 675.000 unit, atau turun sekitar 11 persen dari periode yang sama pada 2018 lalu.

About the Author: