Nissan dikabarkan akan menutup pabrik di negara tersebut

By | 2020-05-30T05:50:10+00:00 May 30th, 2020|Velg Mobil|

Kendala bisnis, Nissan menutup pabrik di Indonesia

Nissan Memastikan Pabrik Akan Ditutup di Indonesia – Angka-angka penjualan, yang dari waktu ke waktu mengalami penurunan, tampaknya membuat produsen Nissan harus membuat terobosan dalam bentuk strategi khusus untuk mengamankan bisnis mereka. Menurut beberapa laporan, langkah yang diambil Nissan untuk mengatasinya adalah dengan menutup pabriknya di Indonesia. Dengan demikian, kegiatan pabrik akan difokuskan di Thailand.

Namun demikian Nissan sudah pasti akan menghentikan kegiatan produksinya di Indonesia, tetapi pabrikan Jepang ini kabarnya masih akan terus mengembangkan bisnis penjualannya di pasar Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Makoto UChida sebagai CEO Nissan.

Nissan Memastikan Pabrik Akan Ditutup Di Indonesia

"Rencana transformasi kami bertujuan untuk memastikan pertumbuhan yang stabil daripada ekspansi penjualan yang berlebihan," kata Uchida dalam rilis resmi yang dilaporkan dari situs Nissan baru-baru ini pada Jumat (29/5/2020).

Tidak hanya itu, dilaporkan juga bahwa selain menghentikan operasi pabriknya di negara itu, juga dikabarkan bahwa Nissan juga akan berhenti menjual mobil Datsun di Korea Selatan dan Rusia. Selain itu, penutupan pabrik juga akan diberlakukan di Kota Barca, Spanyol.

Mengikuti arahan kebijakan Nissan, kabarnya jumlah produksi juga akan berkurang sebanyak 20%. Dengan kata lain, Nissan kini hanya menargetkan jumlah mobil yang diproduksi sebesar 5,4 juta per tahun. Langkah ini tentu saja berupaya mengurangi biaya operasional secara lebih efisien, terutama di tengah krisis penjualan yang kini mengalami penurunan.

Selain itu, tentu saja Nissan akan terus mengembangkan teknologinya untuk diterapkan pada beberapa produk andalannya. Tampaknya juga harus dibuktikan mengingat Nissan dikabarkan akan siap merilis setidaknya 12 model baru pada tahun 2021. Jadi, jangan heran jika banyak yang menunggu kehadiran beberapa model ini.

Lalu, untuk soal stretching di Indonesia, meski dianggap telah mengalami penurunan penjualan, mobil-mobil Nissan di Tanah Air masih digemari oleh konsumen. Ini tentu tidak lepas dari teknologi yang ditawarkannya.

About the Author: