Nissan Fokus Bekerja pada Mobil Listrik di Indonesia

By | 2019-11-25T12:17:50+00:00 November 25th, 2019|Velg Mobil|

Nissan Mulai Fokus Mengembangkan Mobil Listrik di Dalam Negeri – Penghentian kegiatan produksi mobil Datsun tampaknya telah menjadi salah satu langkah pasti yang dilakukan secara resmi oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Akses ke Datsun dihentikan karena penjualannya jauh dari target dan mengalami penurunan terus menerus.

Hanya saja, pada kesempatan lain, Harjanto sebagai Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian (Kementerian Perindustrian) Industri Logam, Mesin, Transportasi dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, mengatakan bahwa walaupun di atas kertas PT NMI dipastikan akan menghentikan produksi Datsun di negara itu, tetapi Harjanto sendiri mengatakan jika pabrikan Jepang akan melanjutkan proses pembuatannya. Salah satunya dengan menjadikan pabrik Datsun sebagai tempat produksi untuk mesin Livina yang juga digunakan untuk Mitsubishi Xpander.

Nissan Mulai Fokus Mengembangkan Mobil Listrik di Dalam Negeri

"Proses produksi mesin akan terus menjadi kendaraan Livina baru, yang diproduksi bersama dengan Mitsubishi (grup Aliansi antara Nissan dan Mitsubishi)," Harjanto menjelaskan melalui pesan elektroniknya, Senin (25/11/2019).

Jangan berhenti di situ, bahkan Nissan sendiri dikabarkan akan melakukan strategi khusus setelah penghentian produksi Datsun dengan konsep dan tujuan perusahaan yang jauh ke depan. Di mana, dalam hal ini PT NMI malah fokus mengembangkan mobil bertenaga listrik di Indonesia.

"Pengembangan model inti, dengan meluncurkan kendaraan dengan elektrifikasi powertrain yaitu Nissan LEAF dan model e-Power," tambah Harjanto.

Sebagai bukti keseriusannya, Nissan saat ini sedang melakukan studi mendalam tentang perakitan baterai sebagai sumber daya untuk mobil listrik yang dikembangkan untuk diluncurkan di Indonesia. Sumber listriknya, akan digunakan untuk model e-Power dan juga mobil listrik yang telah dilakukan perakitan lokal nanti.

Melihat geliat PT NMI, tentu saja, merupakan strategi yang sangat positif dan cukup menjanjikan. Mengingat kendaraan listrik tentu akan menjadi tren bagi kendaraan di masa depan. Jadi, dengan demikian studi yang dilakukan oleh Nissan bisa menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas mobil listriknya di masa depan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penggunanya.

About the Author: