Pabrik Datsun Berfokus untuk Bekerja pada Komponen Mesin

By | 2019-11-25T09:10:32+00:00 November 25th, 2019|Velg Mobil|

Pabrik Datsun Menjadi Pabrik Khusus untuk Produksi Komponen Mesin – Kepastian mengenai penghentian kegiatan produksi mobil Datsun oleh PT NMI tidak segera menutup pabrik. Bahkan, ini tampaknya menjadi jalan menuju strategi bisnis Nissan untuk mencapai skala ekonomi yang jauh lebih unggul di tahun mendatang.

Mengenai strategi bisnis PT NMI, dilaporkan bahwa menurut Departemen Perindustrian itu sendiri, disebutkan bahwa salah satu dari dua fasilitas pabrik NMI yang sebelumnya digunakan untuk memproduksi mobil Datsun, nanti akan fokus pada produksi komponen mesin Livina dan Xpander. Ini tentu saja sebagai upaya agar dampak penghentian aktivitas produksi Datsun tidak membuat kinerja produksi Nissan turun.

Pabrik Datsun Menjadi Pabrik Khusus untuk Produksi Komponen Mesin

"Nissan akan menghentikan produksi Datsun Go dan Datsun Go + pada Januari 2020. Selanjutnya, Nissan akan fokus pada pelokalan dan pendalaman komponen kunci dalam bentuk mesin Livina dengan Xpander," kata Direktur Industri Kelautan, Peralatan Transportasi, dan Peralatan Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, baru-baru ini di Jakarta pada hari Jumat (22/11/2019).

Tidak berhenti sampai di situ, bahkan Nissan sendiri juga kabarnya akan segera melakukan berbagai inovasi terkait kendaraan berbasis teknologi elektrifikasi dan e-Power dalam skala nasional. Harus dikatakan bahwa kegiatan studi proyek ini tentunya juga akan melibatkan berbagai fasilitas pabrik NMI yang berlokasi di Jawa Barat.

"Nissan tetap berkomitmen untuk melanjutkan proses manufaktur di Indonesia dengan strategi baru ini," katanya.

Di satu sisi, sebelumnya pada kesempatan lain NMI juga menjelaskan bahwa strategi pemanfaatan fasilitas pabrik Datsun yang akan berhenti beroperasi untuk fokus pada produksi mesin Xpander dan Livina adalah langkah baru untuk memaksimalkan efisiensi kegiatan produksi. Jadi, tidak heran berhenti produksi Datsun tidak akan banyak berpengaruh pada Nissan.

About the Author: