Pengakhiran Aktivitas Pabrik Toyota di Indonesia Diperpanjang

By | 2020-04-19T04:04:52+00:00 April 19th, 2020|Velg Mobil|

Imbasnya Corona, Toyota masih menghentikan aktivitas pabrik

Pabrik Toyota Menghentikan Aktivitasnya Lagi – Dalam upaya melaksanakan arahan dari pemerintah dalam menekan aliran virus Corona, dalam hal ini PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dilaporkan telah memperpanjang kegiatan produksi mobilnya hingga akhir April 2020.

Tentu saja, langkah ini diambil oleh PT TMMIN sebagai upaya mengantisipasi penurunan permintaan kendaraan, baik di pasar Indonesia maupun pasar ekspor di tengah pandemi. Covid-19. Selain itu, langkah ini tentu saja untuk melindungi kesehatan dan keselamatan karyawannya.

Pabrik Toyota Menghentikan Aktivitasnya Lagi

"Bagi kami, keselamatan karyawan kami dan pemangku kepentingan terkait adalah yang utama dan kami akan selalu mematuhi arahan pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19," kata Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam.

Meskipun tidak ada kegiatan produksi mobil, satu hal yang jelas bahwa untuk saat ini, Toyota Indonesia terus fokus pada pemantauan kegiatan logistik ekspor yang dipastikan akan dilanjutkan di bawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang diperketat.

"Kami telah memastikan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan ekspor, sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai basis produksi untuk domestik dan ekspor," tambah Bob.

Tidak hanya itu, Toyota Indonesia juga akan menghentikan implementasi semua aktivitas perusahaan selama PSBB diimplementasikan dan sesuai dengan protokol kesehatan. Ini tentu saja merupakan salah satu dukungan Toyota dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Di satu sisi, perlu juga diketahui bahwa sebelumnya, PT TMMIN sendiri dilaporkan telah menangguhkan kegiatan pabrik sementara pada skala operasional dari 13 Maret hingga 17 Maret 2020 yang sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah DKI Jakarta.

Terlepas dari itu, PT TMMIN sendiri terus memantau beberapa pergerakan pasar, terutama di pasar domestik untuk menjaga stabilitas penjualan mobilnya, terutama di tengah-tengah pandemi virus Corona. Tentu saja hal ini dilakukan mengingat hingga saat ini, meski mengalami penurunan, jumlah penjualan mobil Toyota masih cukup tinggi di antara para pesaingnya.

About the Author: