Penjualan BMW Meningkat pada Q1 2020

By | 2020-04-20T20:27:37+00:00 April 20th, 2020|Velg Mobil|

Di tengah pandemi Covid-19, penjualan mobil BMW justru mengalami peningkatan di awal 2020.

BMW Mencatat Peningkatan Penjualan Mobil di Indonesia – Dampak virus Covid-19 di Indonesia memang berdampak luas pada berbagai sektor, tak terkecuali di industri otomotif nasional. Dampak yang dirasakan oleh sejumlah produsen sepeda motor / mobil adalah menurunnya jumlah permintaan pasar yang cukup signifikan.

Sangat menarik bahwa hanya satu dari pabrik yang mencatat jumlah yang lain. Dimana, BMW yang menjadi salah satu produsen mobil di Indonesia mencatat ada peningkatan penjualan ditengah pandemi virus Corona yang melanda negeri ini.

BMW Mencatat Peningkatan Penjualan Mobil di Indonesia

Sementara itu di sisi lain, menurut Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia, Jodie O, Tania menjelaskan bahwa saat ini, target penjualan global telah direvisi sejak virus Corona menyerang. Sebab, di Jerman, aktivitas pabrik sudah mulai tutup untuk sementara waktu.

"Tapi bicara soal penjualan, hingga kuartal pertama BMW masih memimpin, dengan kenaikan 16 persen (tanpa menyebutkan detail angka) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan tertinggi, masih di seri 3. Jika tambah MINI, Maret hingga saat ini meningkat 36 persen, "kata Jodie saat bertelepon dengan media, beberapa waktu lalu.

Meski ada optimisme dari BMW, Jodie lebih realistis. Di mana, ia menyatakan bahwa di masa depan, penjualan mobil grafis BMW tidak akan naik secepat sebelumnya. Meski begitu, Jodie juga menjelaskan jika masih ada alternatif lain, katakanlah, seperti menambahkan model baru dan berjualan secara online, seperti bekerja dengan Tokopedia.

Tidak berhenti sampai di situ, dalam hal ini, Bayu Riyanto selaku Wakil Presiden Penjualan BMW Indonesia juga sudah mengungkapkan bahwa penurunan penjualan adalah hal yang wajar, terutama ketika pandemi Virus Corona walaupun dari grafik yang ada, angka permintaan mulai berbeda. Namun, tidak sedikit yang memprediksi jika konsumen akan membeli mobil setelah pandemi Corona berakhir.

"Menurut pendapat saya, dari sudut pandang penjualan, harus ada penurunan karena kondisi ini sudah ada di negara lain, tentu saja kami berharap yang terbaik. Misalnya, kami melihat dari pasar lain, setelah dikunci, mereka kebanjiran ruang pamer untuk membeli kendaraan, "pungkas Bayu Riyanto, baru-baru ini.

About the Author: