Penjualan Mobil di Indonesia Alami Penurunan Tinggi

By | 2020-04-26T04:04:57+00:00 April 26th, 2020|Velg Mobil|

Karena pandemi Corona, penjualan mobil di negara itu turun 22%

Penjualan Mobil Alami Turun ke 22% di Indonesia – Pandemi virus Corona, yang hingga kini terus menyebar di Indonesia, memang telah memengaruhi semua sektor, termasuk industri otomotif nasional. Beberapa produsen juga mulai menghentikan kegiatan operasional pabrik sementara.

Sementara itu, menurut catatan terbaru dari Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) di Indonesia, dilaporkan selama Maret 2020, penjualan kendaraan penurunan alami. Dalam data, ada tertulis bahwa penjualan ritel di bulan ketiga 2020 juga memberikan kontribusi 22% dibandingkan Februari 2020.

Penjualan Mobil Alami Turun 22% di Indonesia

Bukan tanpa alasan, secara detail, penjualan mobil selama Maret 2020 hanya terjual 60.447 unit. Bahkan, pada Februari 2020 saja, tercatat penjualan mencapai 77.847 unit. Tentu saja, ada penurunan 17 ribu unit dalam satu bulan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa penurunan jumlah penjualan mobil tidak lepas dari keberadaan virus Covid-19 yang memicu orang untuk tetap betah dan membatasi aktivitas di luar rumah. Tidak cukup berhenti di situ saja, bahkan kebijakan pemerintah, seperti PSBB, juga memengaruhi aktivitas dealer yang tidak lagi optimal.

Tetapi di satu sisi, meskipun dalam hal penjualan ritel telah menurun secara dramatis, tampaknya penjualan grosir Maret 2020 (pabrik ke dealer) menurun tidak terlalu halus. Karena, dari data Gaikindo, tercatat hanya turun 3,5 persen dibandingkan Februari 2020.

Di sisi lain, juga tertulis bahwa penjualan mobil dalam hal grosir saja pada Maret 2020 angkanya masih agak besar, yaitu 76.800 unit. Penurunan ini tidak terlalu drastis mengingat pada Februari 2020, grosir menyentuh 79.601 unit.

Nah, dengan melihat fakta ini tentunya merupakan kondisi yang harus dipahami. Apalagi di tengah pandemi Corona yang saat ini belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Belum lagi berbagai kebijakan pemerintah.

Kemungkinannya, banyak yang memperkirakan bahwa penjualan mobil di Indonesia akan kembali normal pada akhir tahun atau setelah pandemi Corona berakhir.

About the Author: