Penjualan Toyota Turun, Suzuki dan Mitsubishi Ambil Alih

By | 2020-06-17T18:35:47+00:00 June 17th, 2020|Velg Mobil|

Suzuki dan Mitsubishi salut dengan penjualan mobil Toyota pada tahun 2020

Penjualan Mobil Suzuki dan Mitsubishi Mulai Naik Sedikit – Diketahui bahwa hampir semua produsen otomotif nasional mengalami penurunan penjualan akibat dampak pandemi Covid-19.

Puncak penurunan penjualan mobil di Indonesia dilaporkan turun secara dramatis pada Mei 2020, baik dari segi eceran maupun partai besar.

Penjualan mobil Suzuki dan Mitsubishi mulai sedikit meningkat

Penurunan angka penjualan juga dilaporkan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan pabrik yang mulai berkurang atau dihentikan, terutama sejak periode PSBB diluncurkan oleh pemerintah dalam upayanya memutus rantai distribusi virus Corona.

Terkait dengan penurunan penjualan, Toyota, yang biasanya berada di posisi pertama sebagai pabrik terlaris, dilaporkan kini diturunkan peringkat karena penjualan terakhir pada Mei 2020 hanya mampu mencatat 695 unit. Saat ini, posisi Toyota diambil alih oleh Mitsubishi dan Suzuki.

Sementara itu di sisi lain, untuk pengiriman mobil baru dari pabrik ke dealer atau partai besar sendiri, tercatat bahwa untuk merek Mitsubishi mampu menjual sebanyak 785 unit. Sementara untuk Suzuki setidaknya ada 779 unit yang telah terjual.

Mengenai masalah penurunan tersebut, dalam hal ini Anton Jimmi Suwandi selaku Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) memberikan komentarnya.

Yang dia akui, jika penjualan mobil Toyota dari sisi partai besar mengalami penurunan alami. Namun, Anton menjelaskan bahwa ini karena stok mobil di dealer dianggap cukup.

"Stok kami di TAM dan dealer sebenarnya masih mencukupi dari jumlah prediksi penjualan bulan ini," kata Anton, dalam diskusi virtual yang disampaikannya, Senin (15/6/2020).

Namun, PT TAM sendiri juga menganggap bahwa ini normal, terutama di tengah pandemi virus Corona yang membuat konsumen memprioritaskan kebutuhan primer daripada membeli mobil baru sebagai kebutuhan tersier.

Terlepas dari itu, meskipun posisi penjualan mobil Toyota saat ini telah anjlok, banyak yang memperkirakan bahwa kondisi ini akan bersifat sementara. Jadi, jangan heran jika kondisinya mulai normal, penjualan Toyota akan merangkak kembali ke posisi teratas seperti sebelumnya.

About the Author: