Penundaan Kompetisi Rally pada 2020 Membuat Tim Reli Xpander Lebih Siap Menghadapi 2021 TheGasPol.com

By | 2020-07-10T15:27:04+00:00 July 10th, 2020|Velg Mobil|

Pandemi COVID-19 (Penyakit Virus Corona 2019) menyebabkan beberapa jadwal balap nasional di Indonesia tertunda, salah satunya adalah Kejuaraan Reli Nasional Indonesia. Kejuaraan Nasional Sprint dan Speed ​​Rally seharusnya sudah bergulir sejak Maret lalu.

Tidak hanya ditunda, semua kegiatan motorsport di Indonesia pada tahun 2020 ternyata dibatalkan. Hal ini dinyatakan dalam surat edaran PP nomor IMI 305 / IMI / E / VII / 2020 pada awal Juli yang pada dasarnya menyatakan pembatalan semua kegiatan balap dalam seri Kejuaraan Nasional yang dijadwalkan pada tahun 2020 untuk menjaga kesehatan dan keselamatan semua pihak. terlibat dalam kompetisi.

Namun, momentum ini sebenarnya dimanfaatkan oleh Xpander Rally Team (XRT) untuk semakin mempersiapkan diri sebelum terlibat langsung dalam arena kompetisi nyata. Menurut Julian Johan, Manajer Tim XRT, timnya tetap antusias dan fokus dalam persiapan dan pengembangan tim. Dan dalam waktu dekat Mitsubishi XPANDER AP4 akan menjalani uji coba di lintasan reli, baik kerikil dan aspal.

"Saat ini kami sebenarnya mempersiapkan diri lebih baik untuk menyambut musim kompetisi reli 2021 di Kejuaraan Nasional dan Internasional," kata Jeje, nama panggilan Julian Johan.

Masih diungkapkan oleh Jeje, dalam waktu dekat kami akan melakukan sesi uji coba untuk Mitsubishi XPANDER AP4. Tentu saja dalam menjalankan uji coba ini, kita menjalankannya sesuai dengan protokol COVID-19 yang ditentukan.

"Semoga uji coba tim XRT ini dapat menambah motivasi tim lain untuk tetap termotivasi dalam menghadapi reli nasional tahun depan," pungkas Jeje.

Sementara itu Rifat Sungkar, pembalap reli XRT yang juga melahirkan kelahiran Tim Reli Xpander, mengaku berharap Kejuaraan Nasional pada 2020 dapat berlanjut. Selain itu, FIA, otoritas otomotif dunia, telah menjalankan kalender balap internasional, yaitu Balap Formula 1 yang berlangsung di Austria. Tetapi dia menyadari bahwa pandemi COVID-19 di Indonesia belum surut.

"FIA telah mengadakan balap F1 lagi, tetapi pemulihan di Indonesia ternyata memakan waktu lebih lama, mengingat bahwa Indonesia juga terkena pandemi beberapa bulan setelah COVID-19 pecah di negara lain," katanya.

Menurut Rifat, momentum "istirahat" dari juara balap di Indonesia harus dilihat sebagai kesempatan untuk melakukan persiapan dan berkembang lebih sempurna dalam menghadapi balap 2021.

About the Author: