Penurunan Penjualan, Daihatsu Tidak Ingin Memberi Diskon

By | 2019-10-09T16:52:46+00:00 October 9th, 2019|Velg Mobil|

Daihatsu Masih enggan Memberikan Diskon – Sebagai produsen mobil, apa pun yang terjadi, bahkan jika pasar sedang lesu dan daya beli mulai melemah, penjualan mobil masih harus terus berjalan. Biasanya, pabrikan akan memberikan diskon yang menggiurkan sehingga konsumen tertarik membeli mobil.

Namun, agaknya untuk para pihak Daihatsu, ini masih bukan rencana atau strategi. Tanggapan tersebut diketahui secara langsung melalui penjelasan yang disampaikan oleh Amelia Tjandra sebagai Direktur Penjualan ADM yang mengatakan bahwa saat ini, pihaknya belum mempertimbangkan untuk memberikan diskon (prioritas) prioritas sebagai pendorong penjualan.

Daihatsu Masih enggan Memberikan Diskon

"Lihat saja diskon Daihatsu lebih rendah dari merek lain," kata Amelia pada peluncuran seri web GO Pagi Pulang Untung (P3U), di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Bukan tanpa alasan, ini sengaja dilakukan oleh Daihatsu untuk menghindari perang diskon yang akan berdampak pada pasar yang tidak sehat. Adanya mega diskon, memang akan mendorong konsumen untuk membeli mobil tetapi akan memicu masalah lain, yang tidak lain adalah kurangnya persaingan tidak sehat di tengah melemahnya daya beli mobil yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.

"Karena kami berasumsi bahwa jika dipaksakan, kami akan mendapatkan pelanggan yang tidak sehat. Jika tidak sehat, hasilnya akan banyak mobil ditarik, jika ada banyak kredit bermasalah (NPL), akan ada kerugian tinggi dan perusahaan pembiayaan akan rugi, "kata Amel.

Tidak berhenti sampai disitu, bahkan pada kesempatan lain, Amelia juga secara singkat memberi penjelasan bahwa jika perusahaan pembiayaan kehilangan uang, maka leasing tidak memiliki dana untuk membiayai konsumen yang ingin membeli mobil baru secara kredit. Padahal saat ini pembelian kredit adalah opsi yang paling banyak dipilih.

"Jika kehilangan leasing tidak dapat membantu penjualan mobil baru, itu sama dengan masuk ke lubang." Daihatsu tidak mau, kami menginginkannya, kami menginginkannya jika kami benar-benar memberikan diskon yang masuk akal dan mendapatkan pelanggan sebagai yang terbaik kita bisa, "katanya.

Terlepas dari itu, Daihatsu sendiri sekarang mulai turun. Bahkan, Xenia dan Sigra, yang menjadi andalan mereka, masih belum mampu mendongkrak penjualan sesuai target yang ditentukan.

About the Author: