Perjalanan Chevrolet di Tanah Air TheGasPol.com

By | 2019-10-28T20:17:49+00:00 October 28th, 2019|Velg Mobil|

Chevrolet adalah salah satu pabrikan yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Pabrikan ini pertama kali hadir di negara itu sejak era kolonial Belanda pada 1900-an.

Dikutip dari buku jurnalis senior, James Luhulima, yang berjudul Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negara Ini, yang disusun pada tahun 2012, General Motors pernah membangun fasilitas perakitan komponen tahun 1920-an dan diperbesar lagi pada tahun 1938 untuk meningkatkan jumlah produksi.

Namun pada kenyataannya, setelah era kemerdekaan, GM harus menutup fasilitas produksinya karena permintaan kendaraan murah dan tahan lama di Asia Tenggara, sementara model merek Chevrolet membawa kapasitas mesin silinder berkapasitas besar.

Merasa hampa selama dua dekade, General Motors kembali ke pasar penjualan kendaraan baru melalui PT Garmak Motor pada 1970-an yang juga menjual Opel, merek Jerman yang memiliki lisensi dari GM. Perusahaan yang dimiliki oleh salah satu konglomerat nasional pada waktu itu tetap tidak dapat menahan dominasi merek Jepang yang semakin merajalela di negara itu.

1993 adalah masa keemasan ekonomi Indonesia. Garmak Motor kemudian diambil alih oleh 60% saham oleh prinsipal (General Motors) dan mendirikan perusahaan bernama PT General Motors Indonesia (GM Indonesia).

Tiga tahun kemudian, GM Indonesia mulai merakit produk di bawah naungan GM seperti Opel Blazer, Opel Vectra dan Opel Optima di fasilitas produksi barunya di Pondong Ungu, Bekasi. Krisis ekonomi yang berkepanjangan di negara ini sejak tahun 1997 telah menyebabkan GM Indonesia untuk menutup fasilitas produksinya lagi pada tahun 2005 karena penjualan telah turun tajam mulai tahun 2001.

Pada 2013, dengan antusiasme baru, GM Indonesia mulai membuka kembali fasilitas produksinya untuk merakit Chevrolet Spin. Mobil ini adalah tulang punggung pendapatan Chevrolet di Indonesia hingga akhir periode produksinya 2015.

Nasib baik belum memihak GM Indonesia, hari ini, Senin, 28 Oktober 2019, perusahaan yang mengawasi penjualan merek Chevrolet di negara itu kembali mengumumkan penarikan dari pasar otomotif negara karena kesulitan kompetisi mulai dari Maret 2020.

About the Author: