Perjalanan truk Mercedes-Benz di Indonesia menuju masa keemasan TheGasPol.com

By | 2020-10-09T07:48:45+00:00 October 9th, 2020|Velg Mobil|

Dalam sebuah pernikahan, 50 tahun adalah usia emas dari sebuah hubungan yang berkomitmen. Biasanya, pasangan melakukan hajatan untuk memperingati itu.

50 tahun merupakan bukti keseriusan yang tidak bisa dianggap remeh. Begitu pula dengan Mercedes-Benz, divisi kendaraan niaga miliknya di Indonesia sudah berusia setengah abad, dan berkomitmen untuk melayani pelanggannya di Indonesia.

Prestasi 50 tahun tidak selalu mulus. Tentu, namanya juga bisnis. Naik dan turun adalah hal biasa.

Perjalanan kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia dimulai dengan berdirinya PT Star Motors Indonesia pada tanggal 8 Oktober 1970. Korporasi ini merupakan hasil kerjasama antara Daimler-Benz AG dan P.T. Gading Mas. Perusahaan ini kemudian diresmikan sebagai agen tunggal pemegang merek produk Daimler-Benz di Indonesia.

Pada tahun yang sama, PT German Motors Manufacturing didirikan sebagai fasilitas manufaktur dan perakitan baru untuk produk Daimler-Benz yang berlokasi di Tanjung Priok. Pendirian PT Star Motors Indonesia dan PT Manufaktur Motor Jerman secara resmi menandai dimulainya era baru Mercedes-Benz di Indonesia.

Pada tahun 1971, truk jenis 911 menjadi truk produksi massal pertama dari pabrik Mercedes-Benz di Indonesia. Tak lama kemudian, PT Star Motors Indonesia mengumumkan ketersediaan truk dan bus diesel Mercedes-Benz 4-5-6 ton berkapasitas hingga 50 kursi. Satu tahun setelah sukses perakitan dan peluncuran kendaraan niaga Mercedes-Benz, pada tahun 1973 kami memperkenalkan bus O 321 H sebagai pelopor bus canggih di Indonesia.

Pada tahun 1977 kantor purna jual Mercedes-Benz pindah ke Ciputat, Tangerang dan resmi berdiri pada tahun 1978. Fasilitas ini dilengkapi dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi. Kami mendirikan pusat pelatihan terbesar di negara ini dan menjadi pusat kompetensi untuk pelatihan truk dan bus Mercedes-Benz di seluruh Asia. Mercedes-Benz telah memberikan program pelatihan mekanik di 20 dealer profesional Mercedes-Benz di seluruh Indonesia sejak awal 1978. Dalam program pelatihan ini, calon mekanik Mercedes-Benz akan dilatih selama tiga tahun dengan kurikulum yang terdiri dari 20 persen teori dan 80 persen praktik. latihan.

Untuk mengakomodasi pertumbuhan produksi mobil penumpang dan kendaraan komersial, Mercedes-Benz mulai beroperasi di fasilitas perakitan lokal baru di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada tahun 1982. Disusul dengan peluncuran generasi kedua OF1113, mesin depan bermesin depan pertama. bus tiba di Indonesia pada tahun 1986. Bus ini menjadi sangat populer di kalangan perusahaan bus di Indonesia karena mesinnya yang bertenaga dan irit.

Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Jawa Barat, saat ini menjadi lokasi PT Mercedes-Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia yang menjadi lokasi perakitan mobil penumpang (C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS), truk (Axor) dan sasis bus Mercedes-Benz.

Selama 50 tahun eksis di pasar Indonesia, Mercedes-Benz telah melayani pelanggan sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, dengan menawarkan berbagai produk kendaraan niaga. Mulai dari produk bus Mercedes-Benz terbaik hingga truk performa terbaik dunia, seperti Axor, Actros, dan Arocs. Saat ini Mercedes-Benz memberikan pilihan 34 model truk dan bus untuk pelanggan di Indonesia.

P.T. German Motor Manufacturing Indonesia, Werk Wanaherang, ca. 60 km sebelah barat dari Jakarta in Richtung Bogor, 1981 (Indonesien).
Busproduktion O 306.

About the Author: