Persiapan Berlanjut Meskipun Anies Baswedan Resmi Menunda Implementasi Formula E TheGasPol.com

By | 2020-03-12T11:18:26+00:00 March 12th, 2020|Velg Mobil|

Penyebaran virus Corona atau COVID-19 yang semakin masif, membuat Jakarta memutuskan untuk menunda penyelenggaraan balap Formula E. Kompetisi open wheeler bertenaga baterai listrik awalnya akan diadakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2020, sirkuit Cross Monas yang tidak permanen.

Keputusan untuk menunda balapan Formula E di Jakarta atau E-Prix Jakarta secara resmi dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui Surat Pemberitahuan Nomor 117 / -1.857.73 yang diterima dan ditujukan kepada Panitia Penyelenggara (OC) ) sebagai penyelenggara Jakarta E-Prix tanggal 9 Maret 2020.

Dalam pernyataannya di Notification Letter, Anies Baswedan mengatakan, mengamati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia, terutama di Jakarta, implementasi Formula E yang semula dijadwalkan untuk Juni 2020 ditunda. Saat melakukan konferensi pers, Anies mengakui bahwa penundaan itu telah melalui perjanjian dengan Federation Internationale de Automobile (FIA) dan Kejuaraan Formula E-ABB FIA dan pemangku kepentingan di negara ini.

Jumlah kunjungan dari warga negara asing baik yang bekerja dengan tim resmi, FIA, pejabat Formula E dan pendukung serta wisatawan membuat risiko masuknya COVID-19 ke Indonesia semakin terbuka lebar.

Sadikin Aksa, Ketua Asosiasi Motor Indonesia (IMI), mengakui bahwa dampak virus Corona pada Formula E 2020 mulai dipertimbangkan pada pertengahan Februari. Dia mengatakan FIA mulai mengawasi COVID-19 negara yang terkena dampak termasuk Indonesia yang menjadi salah satu negara penyelenggara tahun ini.

Sementara itu, Wakil Direktur Komite Penyelenggara Komunikasi Formula E, Hilbram Dunar mengatakan, meskipun secara resmi ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan, pihaknya memastikan bahwa persiapan berlanjut. Upaya ini sedang berlangsung sehingga ketika Formula E dapat diselenggarakan, Jakarta juga siap menjadi tuan rumah.

About the Author: