Serangan Geser Cepat Menjadi Pelopor Pengorganisasian Slalom, Hanyut, dan Serangan Waktu dalam Satu Sirkuit TheGasPol.com

By | 2019-07-01T08:13:43+00:00 July 1st, 2019|Velg Mobil|

Boyolali, sebuah kota kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal sebagai penghasil sapi berkualitas, adalah saksi dari kompetisi motorsport yang sedang berlangsung yang menggabungkan tiga olahraga sekaligus, yaitu Slalom, Drifting dan Time Attack. Bertempat di Sirkuit Boyolali, kompetisi bertajuk Fast Slide Attacks ini berlangsung akhir pekan lalu, Sabtu (22/6).

Kompetisi Fast Slide Attacks adalah yang pertama diadakan di Indonesia, dan berhasil dihadiri oleh 57 peserta dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan daerah terjauh di Kalimantan Selatan. Kolaborasi penggabungan tiga cabang motorsport diprakarsai oleh Whooosah Management yang dipimpin oleh Arce Meyer, Adi Prijotomo dan Jos Oren yang merupakan salah satu praktisi motorsport terkemuka di negara ini.

Arce mengatakan bahwa tujuan Serangan Slide Cepat adalah selain untuk memeriahkan Peringatan Boyolali ke-172, juga karena mereka ingin komunitas dari setiap cabang olahraga menjadi ramah dan akrab satu sama lain. Juga memberikan sesuatu yang baru dan berbeda di dunia otomotif, terutama motorsport.

Balapan ini menampung beberapa kelas yang dibagi berdasarkan kapasitas mesin dan pengendara agar adil dan kompetitif. Diantara mereka

Kelas FW1 (FWD – 1400 CC)
Kelas FW2 (FWD 1401 – 2000 CC)
Kelas Terbuka FW (Modifikasi FWD – 2000 CC)
Kelas RW1 (Pick-up RWD – 1600 CC)
Kelas RW2 (Sedan RWD – 2000 CC)
RW Open Class (sedan RWD 2000cc dan atau menggunakan Induction Force)
Kelas Pemula FWD
Kelas Pemula RWD

Panitia mengaku cukup puas dengan edisi perdana kejuaraan yang menggabungkan tiga olahraga motorsport. Manajemen Whoosah berhasil menciptakan standar baru dalam pelaksanaan acara motorsport, termasuk aspek keamanan.

Di masa depan, Whoosah Management bermaksud mengundang lebih banyak rookie driver untuk mencoba Fast Slide Attacks dengan konsep yang sama untuk mengasah kemampuan mereka. Selain itu, mereka juga sepakat bahwa mereka tidak akan berhenti di sini, karena di masa depan para penyelenggara akan terus mengadakan acara serupa, bahkan tidak hanya di Jawa, tetapi akan menjadi penjelajahan untuk Kalimantan Selatan dan Bali.

"Pada prinsipnya, kami akan terus meningkatkan dan meningkatkan apa yang dapat kami berikan kepada para peserta. Nanti kami akan sepenuhnya menerapkan sistem pendaftaran on line dan live streming, kami juga akan memaksimalkannya," lanjut Arce.

About the Author: